Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Tertancap Sebilah Pisau Dibagian Dada, Seorang Security Dilarikan ke RSUD

Etty Welerbadge-check


					Tertancap Sebilah Pisau Dibagian Dada, Seorang Security Dilarikan ke RSUD Perbesar

TIMIKA – Kepolisian Mimika dalam hal ini Polsek Mimika Baru tengah lidik peristiwa yang dialami seorang pria berinisial YT, yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUD Mimika.

Diketahui YT yang berprofesi sebagai Security di Kantor Karantina Pertanian Kilo 8, Kabupaten Mimika, Papua Tengah ini dilarikan ke Rumah Sakit karena tertancap sebilah pisau didada.

Kapolsek Mimika Baru AKP J Limbong,saat ditemui membenarkan peristiwa yang dialami oleh korban YT.

“Memang benar ada peristiwa tersebut dan kita belum bisa mintai keterangan korban, sebab saat ini korban sedang dalam perawatan medis, karena rencananya dioperasi untuk keluarkan pisau didadanya,” terangnya Rabu (6/11/2024).

Disampaikan Kapolsek bahwa atas peristiwa ini personil Polsek Miru sudah mendatangi dan melihat lokasi kejadian serta memintai keterangan dari saksi.

“Kita dapat laporan dari masyarakat itu sekitar pukul 04.00 WIT. Kita masih lakukan penyelidikan, mudah-mudahan kondisi korban membaik sehingga kita bisa mintai keterangannya,” ujar Limbong.

Lanjut Limbong, pihaknya juga sudah melakukan interogasi atau pemeriksaan terhadap beberapa saksi, namun dari keterangan saksi-saksi tersebut belum ada yang mengetahui peristiwa sebenarnya.

“Kita juga masih panggil saksi lainnya. Dan kita lihat di kantor juga tidak ada yang dirusak, terus barang-barang juga tidak ada yang hilang, bahkan ada motor yang terparkir dengan kuncinya ada disitu juga tidak ada yang hilang. Ini artinya tidak ada kecurian dan kita masih lakukan penyelidikan,”ujarnya.

Diterangkan Kapolsek bahwa kronologis sebelum korban dilarikan ke Rumah Sakit itu bermula dimana saat itu korban bersama salah satu saksi yang merupakan teman kerjanya sedang piket malam, namun sekitar pukul 00.00 WIT saksi pergi tidur.

Kemudian sekitar pukul 03.00 WIT dini hari saksi mendengar suara minta tolong. Mendengar suara tersebut saksi pun keluar dan melihat korban dalam posisi tertidur sambil memegang dadanya yang tertancap pisau.

“Melihat korban seperti itu saksi menghubungi rekan kerjanya yang kebetulan tinggal di asrama bagian belakang lalu membawa korban ke Rumah Sakit,”terang Limbong. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline