Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

News

Dinkes Nabire Ingatkan Warga Waspadai DBD dan Malaria saat Musim Hujan

Etty Welerbadge-check


					Dinkes Nabire Ingatkan Warga Waspadai DBD dan Malaria saat Musim Hujan Perbesar

NABIRE – Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan malaria seiring perubahan cuaca dan memasuki musim penghujan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Alfred Denis Lambey, mengatakan perubahan cuaca pada masa pancaroba perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko penyebaran sejumlah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk. Hal itu disampaikan Lambey kepada wartawan di Nabire, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini umumnya berkembang biak di tempat penampungan air bersih yang berada di sekitar lingkungan rumah.

Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan kebersihan lingkungan, terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan jentik nyamuk.

“Sebaiknya kita melakukan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, dan membersihkan lingkungan. Kita juga perlu memperhatikan ventilasi rumah agar terlindungi dari masuknya nyamuk,” jelasnya.

Selain DBD dan malaria, Lambey juga mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pneumonia.

Menurut dia, meskipun kondisi iklim dan kualitas udara di Nabire mulai berangsur membaik setelah sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat tetap perlu menjaga kesehatan.

Ia menyarankan warga menggunakan masker ketika beraktivitas, terutama apabila berada di lingkungan yang berdebu atau kualitas udaranya kurang baik.

“Kita tetap harus waspada terkait ISPA dan pneumonia. Di mana pun kita melakukan aktivitas, kita bisa menggunakan masker,” katanya.

Dinas Kesehatan berharap masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga memperhatikan kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyakit selama perubahan musim. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRIDA Mimika dan Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemerintah serta Kepuasan Masyarakat

3 November 2026 - 12:28 WIB

IMG 20261103 WA0081

Pemkab Mimika Hadirkan MAITUA, Dorong Transformasi Tata Kelola Data Daerah

3 November 2026 - 12:23 WIB

IMG 20261103 WA0079

Masuk Bulan November, Realisasi Keuangan Kabupaten Mimika 2026 Baru 52 Persen

3 November 2026 - 12:20 WIB

IMG 20261103 WA0002

Pemkab Mimika Evaluasi Pemberlakuan PJJ, Sekolah Berpeluang Kembali Gelar PTM

3 November 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261102 WA0025

Lewat Program Poliran, Kapolsek Jila Ajak Warga Bangkit dan Mandiri Secara Ekonomi

3 November 2026 - 12:09 WIB

IMG 20261103 210711
Trending di News