Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Diduga Dipicu Isu Tabrak Orang, Massa Bakar Mobil di Kwamki Narama, Polisi Lakukan Pengejaran

Etty Welerbadge-check


					Diduga Dipicu Isu Tabrak Orang, Massa Bakar Mobil di Kwamki Narama, Polisi Lakukan Pengejaran Perbesar

TIMIKA – Aksi pembakaran mobil terjadi di kawasan Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (30/10/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu isu bahwa kendaraan yang dibakar telah menabrak seseorang di wilayah Kwamki Narama.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, dua orang penumpang mobil tersebut sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sekitar Kios Panjang.

Namun, secara tiba-tiba keduanya mendapat serangan dari sekelompok masyarakat yang diduga terpengaruh isu bahwa mobil tersebut sebelumnya menabrak warga.

IMG 20261031 WA0022

Merasa terancam, kedua penumpang kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan membawa kendaraan menuju pos keamanan untuk meminta perlindungan.

“Jadi, mereka diserang, kemudian mobil ini langsung menuju ke pos keamanan untuk meminta perlindungan,” jelas Kapolres.

Namun, situasi justru semakin memanas. Massa dalam jumlah besar mendatangi pos keamanan tersebut. Petugas yang berada di lokasi sempat berupaya menenangkan massa dan mengajak mereka bernegosiasi untuk mengetahui persoalan yang terjadi.

Akan tetapi, di tengah upaya negosiasi tersebut, sekelompok masyarakat tiba-tiba membakar mobil yang terparkir di depan pos keamanan.

IMG 20261031 WA0023

Melihat situasi semakin tidak terkendali dan adanya potensi serangan terhadap pos keamanan yang dapat membahayakan personel, aparat akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata ke arah massa untuk membubarkan kerumunan.

“Yang perlu dikhawatirkan adalah jangan sampai mereka juga melakukan penyerangan terhadap pos keamanan yang akan membahayakan personel yang ada di situ,” ungkapnya.

Kapolres menegaskan, hingga Jumat malam ini, aparat gabungan masih melakukan pengejaran dan penyisiran di wilayah Kwamki Narama.

Personel yang dikerahkan terdiri dari satuan Samapta, Reserse Kriminal (Reskrim), Intelkam, serta Batalyon Brimob.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan sekaligus mengejar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran kendaraan tersebut.(IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Timika, Kepala Basarnas Cek Kesiapan Kantor SAR Hadapi Potensi Kedaruratan

31 Oktober 2026 - 13:11 WIB

20261030

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

31 Oktober 2026 - 12:21 WIB

IMG 20261031 WA0018

Papua Tengah Usulkan Ambulans Darat, Kemenkes Respons dengan Rencana Helikopter Medis

31 Oktober 2026 - 12:16 WIB

IMG 20261031 WA0017

Kementerian Kesehatan Respons Usulan Rehabilitasi 54 Puskesmas di Papua Tengah

31 Oktober 2026 - 12:06 WIB

IMG 20261031 WA0016

Papua Tengah Siapkan Lahan 20 Hektare, Rumah Sakit Besar Ditargetkan Dibangun 2027

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

IMG 20261031 WA0015
Trending di Headline