PANIAI – Upaya menata dan mengembangkan potensi wisata Danau Paniai, Papua Tengah, mulai mendapat dukungan melalui pengadaan alat berat berupa ekskavator amfibi. Alat ini diharapkan dapat membantu mengatasi pendangkalan danau akibat sedimentasi serta persoalan eceng gondok yang mengganggu kondisi perairan.
Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai mengatakan pengadaan ekskavator amfibi merupakan salah satu usulan yang disampaikannya saat Reses I Tahun 2026.
Usulan tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap kondisi Danau Paniai yang mengalami pendangkalan akibat penumpukan sedimen dan pertumbuhan eceng gondok.
Pada Reses III Tahun 2026, John Gobai mendapat kesempatan untuk melihat langsung ekskavator amfibi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Paniai setelah dirinya diajak Bupati Paniai meninjau alat tersebut.
“Dalam Reses I Tahun 2026, salah satu usulan saya adalah pengadaan ekskavator amfibi, karena banyak terjadi pendangkalan akibat sedimentasi dan eceng gondok di Danau Paniai. Pada reses ketiga ini, saya diajak Bapak Bupati Paniai untuk melihat langsung ekskavator amfibi yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah,” ungkap John Gobay.
Ia menyampaikan rasa syukur atas tersedianya alat tersebut. Menurutnya, keberadaan ekskavator amfibi menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung penataan Danau Paniai agar lebih terawat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Puji Tuhan, semoga dengan alat ini kita bisa menata Paniai ke depan. Kita berharap Danau Paniai dapat menjadi destinasi wisata,” ujarnya.
John Gobay menegaskan, upaya menjadikan Danau Paniai sebagai destinasi wisata tidak cukup hanya dengan menyediakan peralatan. Diperlukan komitmen, kerja sama, serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Paniai agar potensi danau tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan.
Menurutnya, Danau Paniai memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata di Papua Tengah. Karena itu, penanganan pendangkalan dan pengendalian pertumbuhan eceng gondok perlu menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian danau sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah.
Ia berharap, kehadiran ekskavator amfibi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penataan danau, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta kepentingan masyarakat yang bergantung pada keberadaan Danau Paniai.
Dukungan masyarakat juga dinilai penting agar upaya pembenahan danau tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menjaga kekayaan alam Paniai.
Dengan penataan yang terencana dan dukungan semua pihak, Danau Paniai diharapkan semakin terjaga, memiliki daya tarik wisata yang lebih baik, serta membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (Cr2)







