Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Dari Pendidikan hingga Keamanan, Ini Catatan Penting Kunjungan Perdana MEPA ke Dogiyai

Etty Welerbadge-check


					Dari Pendidikan hingga Keamanan, Ini Catatan Penting Kunjungan Perdana MEPA ke Dogiyai Perbesar

DOGIYAI — Kunjungan kerja perdana Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa ke Kabupaten Dogiyai, Senin (7/9/2026), tidak hanya menjadi agenda seremonial pemerintahan.

Kunjungan tersebut menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah provinsi dengan masyarakat untuk membicarakan berbagai persoalan pembangunan.

Sejak tiba di Bandara Moanemani sekitar pukul 09.15 WIT, Gubernur bersama rombongan menjalani sejumlah agenda hingga sore hari.

IMG 20260908 WA0025

Di Kampung Diyoudimi, Distrik Mapia induk, Gubernur meletakkan batu pertama pembangunan Asrama SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Mapia.

Agenda pendidikan kembali berlanjut di Kampung Bomomani dengan peresmian Asrama Sekolah Teologi Atas (STA) Michelzon Mapia.

Namun, inti kunjungan terjadi ketika Gubernur bertatap muka dengan masyarakat di Aula Kingmi Digikotu.

Ratusan warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari jalan, kesehatan, kekurangan guru, pekerjaan, infrastruktur, keamanan hingga tapal batas.

Di bidang ekonomi, masyarakat meminta perhatian terhadap potensi Kopi Moanemani.

IMG 20260908 WA0026

Pemerintah provinsi merespons dengan enam langkah, antara lain penambahan tenaga sarjana, bantuan motor bagi tukang ojek, bantuan bahan bangunan, fasilitasi pemasaran Kopi Moanemani, penanganan tapal batas dan perbaikan Jalan Trans Nabire-Paniai.

Persoalan keamanan juga menjadi bagian dari dialog. Tokoh agama dan masyarakat menyampaikan kekhawatiran terkait konflik dan keamanan. Pemerintah provinsi menyatakan akan melakukan koordinasi terhadap sejumlah persoalan tersebut, termasuk pemberantasan peredaran minuman keras melalui jalur Nabire.

Pada sore hari, Gubernur menyerahkan bantuan laptop, motor ojek dan bantuan kesehatan secara simbolis.

Di sisi lain, lebih dari 200 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.

Kunjungan ditutup sekitar pukul 17.35 WIT dalam suasana aman dan kondusif.

IMG 20260908 WA0024

Kini, perhatian masyarakat Dogiyai tertuju pada tahap berikutnya: sejauh mana berbagai aspirasi dan komitmen yang disampaikan dalam kunjungan tersebut dapat diterjemahkan menjadi program nyata.

Sebab, bagi masyarakat, ukuran keberhasilan sebuah kunjungan pemerintah bukan hanya pada kehadiran pejabat, tetapi pada tindak lanjut yang benar-benar dirasakan di lapangan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polairud Polres Mimika Rutin Patroli Pesisir, Jangkauan Akan Diperluas hingga Amar

8 September 2026 - 07:33 WIB

IMG 20260908 WA0031

Beberapa Hari Tak Ada Kabar, Seorang Karyawan Ditemukan Meninggal di Timika

8 September 2026 - 07:29 WIB

IMG 20260908 WA0030

Kutuk Satgas PKH Tanam Kembali Senplat di KM 95 dan KM 105, Masyarakat Adat Simapitowa: Ini Pelecehan Hukum Adat 

8 September 2026 - 07:25 WIB

IMG 20260908 WA0000

Bupati Mimika Tekankan Profesionalisme Protokol, Jangan Sampai Salah Koordinasi

8 September 2026 - 07:20 WIB

IMG 20260908 WA0035

Akses Pangan Jadi Perhatian, 10 Ton Beras Disalurkan untuk Warga Mimika Barat Tengah

8 September 2026 - 07:07 WIB

IMG 20260908 WA0038
Trending di Headline