Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Fransina Rumbiak Mote Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-46 Dekranas di Makassar

Etty Welerbadge-check


					Fransina Rumbiak Mote Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-46 Dekranas di Makassar Perbesar

DEIYAI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM., M.KM., menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Trans Studio Mall Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).

Kehadiran Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan industri kerajinan, pelestarian budaya, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal.

IMG 20260710 WA0024

Peringatan HUT ke-46 Dekranas tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, jajaran pengurus Dekranas pusat, Gubernur Sulawesi Selatan bersama Forkopimda, serta para Ketua Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan menjadi ajang mempererat sinergi antardaerah dalam mendorong kemajuan sektor kerajinan nasional sekaligus memperluas peluang promosi produk unggulan daerah di pasar yang lebih luas.

Sebelum menghadiri acara puncak, Dekranasda Kabupaten Deiyai turut ambil bagian dalam pameran kerajinan nasional dengan menampilkan berbagai produk khas masyarakat Mee. Produk yang dipamerkan meliputi noken berbahan kulit kayu (bebi), topi rajutan, koteka, moge, sisir tradisional, pita, hingga berbagai aksesori khas yang seluruhnya merupakan hasil karya para perajin lokal.

Fransina Rumbiak Mote mengatakan, keikutsertaan Dekranasda Deiyai pada HUT Dekranas tidak hanya untuk memamerkan hasil kerajinan daerah, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan identitas budaya Kabupaten Deiyai kepada masyarakat Indonesia.

“Ajang ini menjadi peluang bagi kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan hasil kerajinan masyarakat Deiyai. Kami berharap produk-produk lokal semakin dikenal, memiliki nilai tambah, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dekranasda Kabupaten Deiyai akan terus mendorong pelestarian kerajinan tradisional melalui pembinaan, promosi, dan peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui keikutsertaan pada HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Kabupaten Deiyai berharap dapat memperluas jaringan kemitraan, membuka peluang pemasaran yang lebih besar, serta memperkuat posisi kerajinan khas Deiyai sebagai salah satu warisan budaya yang bernilai ekonomi dan patut dibanggakan. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline