Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Gereja, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Gereja, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa Perbesar

TIMIKA – Kepolisian Resor (Polres) Mimika, Polda Papua Tengah membeberkan kronologis lengkap peristiwa kebakaran hebat yang melanda Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) malam tersebut.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa saat api melalap bangunan, gereja sedang dalam keadaan kosong.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena bangunan gereja dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi,” ungkapnya, Kamis (28/5/2026).

Disampaikannya bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, kebakaran dipastikan murni akibat kelalaian dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan, maupun korsleting listrik.

“Keterangan para saksi di lokasi, api diduga berasal dari lilin yang digunakan saat ibadah sore hari dan tidak dipadamkan secara sempurna,”ujar Iptu Hempy.

Ia juga mengatakan bahwa kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan gereja,

Kerusakan berat meliputi bangunan gereja, meja altar, kursi ibadah, buku-buku lagu rohani, hingga perlengkapan liturgi lainnya.

“Masyarakat sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya, namun terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas,” katanya.

Sekitar pukul 20.20 WIT, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Namun situasi sempat memanas akibat kekecewaan warga yang menilai respons pemadam terlambat. Personel kepolisian segera melakukan pengamanan dan situasi berhasil dikendalikan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085
Trending di Headline