TIMIKA – Nasib naas menimpa seorang pencari karaka (kepiting bakau) bernama Edi (30). Korban dilaporkan hilang setelah diterkam dan diseret buaya ke dalam air di Sungai Ninapu, Kampung Otakwa, Distrik Manasari, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kejadian tragis ini terjadi pada Kamis siang (21/5/2026) kemarin.
Ngerinya, peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh istri korban. Melihat suaminya mendadak diserang predator ganas tersebut, sang istri langsung berteriak histeris dan bergegas meminta pertolongan kepada warga kampung setempat.
Masyarakat bersama keluarga korban sempat langsung melakukan upaya pencarian secara mandiri di sekitar lokasi kejadian. Namun tanda-tanda keberadaan korban masih belum ditemukan.
Mendapat laporan adanya kondisi membahayakan manusia tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika bergerak cepat.
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memberangkatkan tim rescue pada Jumat (22/5/2026).
“Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer SAR Timika, pihak keluarga, dan masyarakat setempat sudah diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK untuk melakukan pencarian terpadu,” ujar Charles Y. Batlajery.
Saat ini, tim gabungan masih terus menyisir area Sungai Ninapu. Semua pihak berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat segera membuahkan hasil dan korban bisa segera ditemukan. (IT)









