Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Penyerapan APBD Mimika Baru 11,38 Persen hingga Pertengahan Mei 2026, Wabup Ingatkan OPD Bergerak Cepat

Etty Welerbadge-check


					Penyerapan APBD Mimika Baru 11,38 Persen hingga Pertengahan Mei 2026, Wabup Ingatkan OPD Bergerak Cepat Perbesar

TIMIKA — Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika hingga pertengahan Mei 2026 masih tergolong rendah. Pemerintah daerah pun mulai mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program agar target pembangunan tidak tertinggal.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengungkapkan bahwa hingga 15 Mei 2026, realisasi APBD baru mencapai 11,38 persen.

Menurutnya, rendahnya penyerapan anggaran terjadi karena sebagian besar kegiatan fisik dan belanja modal masih berada pada tahap pelelangan sehingga belum dapat dicairkan.

“Sebagian besar itu belanja operasional. Belanja modal masih dalam proses tahap pelelangan. Jadi kan harus terkontrak dulu baru bisa dibayarkan uang muka, tapi tahapannya juga panjang,” ujar Marthen, Senin (17/05/2026).

Ia menegaskan, rolling jabatan di lingkungan pemerintah daerah bukan menjadi faktor utama lambatnya realisasi anggaran. Meski pejabat baru masih menyesuaikan diri, seluruh OPD disebut tetap menjalankan tugas masing-masing.

“Saya kira para pejabat sudah bekerja semua, tapi masih berproses. Apalagi kan baru dilantik, masih ada penyesuaian-penyesuaian,” katanya.

Marthen mengakui realisasi APBD tahun ini berjalan lebih lambat dibanding target yang diharapkan. Karena itu, ia meminta pimpinan OPD bekerja lebih maksimal untuk mengejar ketertinggalan sebelum memasuki semester kedua tahun anggaran.

“Memang agak lambat. Sarannya mungkin kepada pimpinan OPD agar bekerja secara optimal, mengejar keterlambatan-keterlambatan kita karena kita sudah mau memasuki semester dua,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. Saat memimpin apel, ia mengingatkan seluruh OPD agar segera menjalankan program kerja sesuai alokasi anggaran yang telah direncanakan.

Imbauan itu disampaikan menyusul masih rendahnya penyerapan APBD hingga pertengahan Mei 2026.

“Kita sampai hari ini memang penyerapan masih rendah. Mohon diperhatikan,” tegas Emanuel.

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi rutin terhadap progres pelaksanaan program di setiap OPD. Menurutnya, laporan perkembangan akan disampaikan dalam rapat evaluasi bersama pimpinan daerah.

“Dan juga mohon perhatikan pada grup WA nanti, Bupati akan menyampaikan perkembangan selanjutnya,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRIDA Mimika dan Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemerintah serta Kepuasan Masyarakat

3 November 2026 - 12:28 WIB

IMG 20261103 WA0081

Pemkab Mimika Hadirkan MAITUA, Dorong Transformasi Tata Kelola Data Daerah

3 November 2026 - 12:23 WIB

IMG 20261103 WA0079

Masuk Bulan November, Realisasi Keuangan Kabupaten Mimika 2026 Baru 52 Persen

3 November 2026 - 12:20 WIB

IMG 20261103 WA0002

Pemkab Mimika Evaluasi Pemberlakuan PJJ, Sekolah Berpeluang Kembali Gelar PTM

3 November 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261102 WA0025

Lewat Program Poliran, Kapolsek Jila Ajak Warga Bangkit dan Mandiri Secara Ekonomi

3 November 2026 - 12:09 WIB

IMG 20261103 210711
Trending di News