Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Pemkab Mimika dan Wahana Visi Indonesia Perkuat Kolaborasi Percepatan Penanganan Stunting

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika dan Wahana Visi Indonesia Perkuat Kolaborasi Percepatan Penanganan Stunting Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggandeng Wahana Visi Indonesia untuk memperkuat upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Mimika.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam kegiatan Workshop Policy Brief Baseline PASTI Papua yang digelar di Timika, Kamis (7/5/2026).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, mengatakan persoalan stunting masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, hingga pemerintah distrik dan kampung.

Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan pemerintah, mulai dari penguatan kebijakan hingga peningkatan alokasi anggaran. Namun, hasil yang dicapai dinilai belum maksimal.

“Selama ini banyak OPD atau sektor yang menangani stunting, tetapi hasil akhirnya tidak jelas. Kenapa demikian? Karena kita punya data yang sangat terbatas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu kendala utama dalam penanganan stunting adalah belum optimalnya koordinasi lintas sektor serta lemahnya validitas data yang digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Ananias menekankan pentingnya keterlibatan Dinas Kesehatan dan Puskesmas sebagai penyedia data dasar penanganan stunting. Menurutnya, tanpa data yang akurat, program yang dijalankan pemerintah berpotensi tidak tepat sasaran.

Selain itu, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) juga dinilai belum berjalan optimal. Karena itu, pemerintah daerah berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Stunting apabila kinerja TPPS tidak mengalami perbaikan.

“Kita bisa selesaikan masalah ini kalau bekerja dengan hati dan berdasarkan data yang valid. Jangan masing-masing OPD berjalan sendiri. Kenapa tidak dipadukan menjadi satu tim untuk menyelesaikan masalah ini bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Manajer Advokasi dan Pelibatan Publik Wahana Visi Indonesia, Junito Drias, menilai persoalan utama dalam penanganan stunting bukan terletak pada ego sektoral maupun keterbatasan anggaran, melainkan lemahnya komunikasi dan koordinasi antar-OPD.

Menurutnya, dalam setiap proses koordinasi tetap diperlukan pihak yang mampu memimpin dan menyatukan seluruh instansi agar program berjalan efektif.

“Bukan soal ego sektoral, tetapi soal komunikasi dan koordinasi. Tidak ada yang benar-benar memimpin untuk menyatukan semua pihak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya program antarperangkat daerah yang tumpang tindih dengan output serupa. Menurutnya, koordinasi yang baik akan membuat penggunaan anggaran lebih efektif dan program penanganan stunting menjadi lebih tepat sasaran. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Deiyai Serahkan Mobil Operasional untuk Dukung Tugas Satpol PP

26 Juni 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260626 WA0053

Terhitung Dua Hari Usai Dilantik, Pengurus DPC Barisan Merah Putih RI Kabupaten Paniai Mengundurkan Diri 

26 Juni 2026 - 12:42 WIB

IMG 20260626 WA0055

Wagub Deinas Geley Resmikan Gedung Gereja GKII Jemaat Bukit Zaitun Kalisusu, Ajak Gereja Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan Papua Tengah

26 Juni 2026 - 12:36 WIB

IMG 20260626 WA0064

Dinas Pendidikan Nabire Integrasikan Edukasi Malaria ke Kurikulum, Mulai Diterapkan Tahun Ajaran Baru

26 Juni 2026 - 12:28 WIB

IMG 20260626 WA0075

DPRD Deiyai Serap Aspirasi Warga Distrik Tigi, Keamanan dan Pengendalian Miras Jadi Perhatian Utama

26 Juni 2026 - 12:21 WIB

IMG 20260626 WA0082
Trending di Headline