Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari

Etty Welerbadge-check


					Jadi Pusat Kota, Mimika Baru Hasilkan 40 Ton Sampah Setiap Hari Perbesar

TIMIKA – Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, menghasilkan hampir 40 ton sampah setiap hari. Jumlah tersebut berasal dari 11 kelurahan dan belum termasuk tiga kampung, yakni Nayaro, Minabua, dan Hangaitji.

Kelurahan Timika Indah dan Koperapoka menjadi wilayah penyumbang sampah terbanyak di distrik yang dikenal sebagai pusat Kota Timika itu.

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan volume sampah yang masuk tidak sepenuhnya berasal dari warga Mimika Baru. Sebagai pusat aktivitas kota, banyak masyarakat dari luar distrik turut membuang sampah di wilayah tersebut.

“Ini bukan murni produksi dari Mimika Baru. Karena kami ini pusat kota, ada sekolah dan pusat aktivitas lain. Misalnya orang antar anak sekolah, sekalian buang sampah di sini,” ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (5/5/2026).

Sebagai wajah Kota Mimika, Distrik Mimika Baru terus berupaya menjaga kebersihan dan estetika lingkungan. Namun, upaya itu masih terkendala kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah di luar jadwal pengangkutan. Akibatnya, petugas kebersihan harus kembali berkeliling untuk mengangkut sampah yang menumpuk.

Menurut Merlyn, persoalan sampah kini menjadi tantangan terbesar yang menyita perhatian pemerintah distrik. Bahkan, kata dia, masyarakat kerap menilai kerja distrik hanya sebatas mengurus sampah.

“Masalah sampah paling banyak menyita energi kami. Padahal selain itu ada administrasi pemerintahan, bantuan masyarakat, sampai urusan pemilihan dan pemekaran RT yang juga harus diselesaikan,” katanya.

Ia menjelaskan, sekitar 80 persen sampah di Kabupaten Mimika berasal dari Distrik Mimika Baru dengan total mencapai 40 ton per hari. Dari jumlah itu, sekitar 6 hingga 10 ton berhasil dikelola melalui bank sampah, sementara sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Deiyai Serahkan Mobil Operasional untuk Dukung Tugas Satpol PP

26 Juni 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260626 WA0053

Terhitung Dua Hari Usai Dilantik, Pengurus DPC Barisan Merah Putih RI Kabupaten Paniai Mengundurkan Diri 

26 Juni 2026 - 12:42 WIB

IMG 20260626 WA0055

Wagub Deinas Geley Resmikan Gedung Gereja GKII Jemaat Bukit Zaitun Kalisusu, Ajak Gereja Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan Papua Tengah

26 Juni 2026 - 12:36 WIB

IMG 20260626 WA0064

Dinas Pendidikan Nabire Integrasikan Edukasi Malaria ke Kurikulum, Mulai Diterapkan Tahun Ajaran Baru

26 Juni 2026 - 12:28 WIB

IMG 20260626 WA0075

DPRD Deiyai Serap Aspirasi Warga Distrik Tigi, Keamanan dan Pengendalian Miras Jadi Perhatian Utama

26 Juni 2026 - 12:21 WIB

IMG 20260626 WA0082
Trending di Headline