DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mendorong kemandirian pangan dan penguatan ekonomi lokal dengan menggelar pelatihan pengelolaan pangan berbasis sumber daya lokal, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Mince Yine, ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai, Rosa Bobi, S.Kep. Pembukaan ditandai dengan penyerahan bibit tanaman kepada kelompok tani sebagai simbol dimulainya program pembinaan.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung. Peserta dibekali keterampilan mulai dari pembuatan pupuk organik, teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga metode panen yang baik dan bernilai ekonomi.
Dalam sesi praktik, peserta diajarkan memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti kotoran ternak, dedaunan kering, sisa tanaman, serta limbah rumah tangga untuk diolah menjadi pupuk organik. Mereka juga dilatih proses fermentasi, mulai dari pencampuran bahan, penggunaan aktivator, hingga teknik penyimpanan.
Selain itu, peserta mendapatkan materi budidaya tanaman yang mencakup pengolahan lahan, pengaturan jarak tanam, pemilihan bibit unggul, serta perawatan berkelanjutan melalui penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama secara alami.
Pada tahap lanjutan, peserta juga dibekali teknik panen yang tepat guna menjaga kualitas hasil pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas dan nilai jual komoditas lokal.
Kelompok Tani Atosise yang mengikuti pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satu perwakilan, Simpo Rosa Badii, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang pertanian.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Rosa Bobi, dalam arahannya mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif, dengan fokus pada komoditas unggulan seperti tomat, bawang merah, dan bawang putih.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan program, termasuk melalui promosi dan penyerapan hasil pertanian masyarakat.
“Pemerintah tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga akan terus mendampingi kelompok tani dalam mengatasi kendala di lapangan agar masyarakat benar-benar mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap masyarakat semakin mampu mengelola potensi lokal secara optimal, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (SK)









