Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Pemkab Mimika Gelar Apel Hari Otonomi Daerah, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika Gelar Apel Hari Otonomi Daerah, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah di Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (27/04/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita.”

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mimika, Johannes Rettob membacakan pidato Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam pidato itu disampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif di seluruh Indonesia.

“Otonomi daerah merupakan instrumen penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Johannes saat membacakan sambutan.

Ia menambahkan, otonomi daerah juga memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan menjaga keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional.

Dalam pidato tersebut juga ditekankan sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

Selain itu, pemerintah daerah juga diimbau untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar setiap kebijakan yang diambil dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran.

Pidato tersebut turut menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia agar seluruh pemerintah daerah menyelenggarakan kegiatan secara sederhana dan tidak berlebihan. Penggunaan anggaran diharapkan lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menghindari pemborosan yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Pada kesempatan yang sama, Johannes Rettob juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan kelompok tertentu.

“Kita harus membangun dari kampung ke kota, dengan mengidentifikasi potensi yang ada di setiap distrik dan kampung, sehingga pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat,” ujarnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemda Deiyai Latih Warga Produksi Pupuk Organik hingga Teknik Panen, Dorong Kemandirian Pangan

27 April 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260427 WA0091

Pembagian Bansos Sembako di Distrik Kebo Tepat Sasaran bagi Penerima Manfaat

27 April 2026 - 13:12 WIB

IMG 20260427 WA0084

99 Wisudawan USWIM Nabire Resmi Sandang Gelar Sarjana, Gubernur Tekankan SDM Unggul dan Integritas

27 April 2026 - 12:55 WIB

IMG 20260427 WA0080

827 Personel Amankan Aksi di Nabire, Kapolres: Situasi Tetap Terkendali

27 April 2026 - 12:43 WIB

IMG 20260427 WA0083

Desak Presiden RI Tarik Militer dan Usut Kematian Warga Sipil, DPR Tegaskan Siap Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa dan Pelajar 

27 April 2026 - 12:38 WIB

IMG 20260427 WA0082
Trending di Headline