Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

News

DPRP Papua Tengah dan DPRK Mimika Bentuk Tim Lintas Sektor Penyelesaian Konflik Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					DPRP Papua Tengah dan DPRK Mimika Bentuk Tim Lintas Sektor Penyelesaian Konflik Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA — Anggota DPR Provinsi Papua Tengah bersama Anggota DPR Kabupaten Mimika resmi menyepakati pembentukan tim kerja lintas sektor dalam rangka percepatan penyelesaian konflik sosial di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil rapat bersama yang digelar sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik antarwarga di wilayah tersebut, yang dinilai memerlukan penanganan serius dan terkoordinasi.

Dalam hasil rapat tersebut, disepakati dua poin utama. Pertama, pembentukan Tim Kerja Lintas Sektor Penyelesaian Konflik Sosial Kwamki Narama, yang akan menjadi garda terdepan dalam upaya mediasi dan rekonsiliasi masyarakat.

Kedua, tim kerja yang dibentuk diberikan mandat untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak strategis, antara lain Gubernur Papua Tengah, Bupati Mimika, Bupati Puncak, Kapolda, serta Komandan Korem (Dandrem). Koordinasi ini bertujuan untuk merumuskan langkah konkret dalam menyelesaikan konflik secara komprehensif dengan mengedepankan pendekatan adat.

Ketua Tim Kerja, Urbanus Beanal, menegaskan bahwa pendekatan adat menjadi kunci utama dalam meredam konflik dan membangun kembali harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Hasil rapat ini menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan solusi damai yang berkelanjutan bagi masyarakat Kwamki Narama,” demikian pernyataan yang disampaikan.

Informasi hasil rapat tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong, dalam keterangan tertulis kepada media ini pada Sabtu (25/4/2026).

Pembentukan tim lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat proses penyelesaian konflik yang selama ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran pemerintah dan lembaga legislatif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News