Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Mimika Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Etty Welerbadge-check


					Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Mimika Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Perbesar

TIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mempercepat penurunan stunting, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta mitra pemerintah dan non-pemerintah.

IMG 20260423 WA0076

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bappeda Mimika itu dihadiri Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, para kepala distrik, lurah, serta sejumlah mitra seperti YPMAK, Unicef, Wahana Visi Indonesia, PT Freeport Indonesia, Perdhaki, PKK, dan Kementerian Kesehatan.

IMG 20260423 WA0067

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa kepala distrik, lurah, dan kepala kampung merupakan garda terdepan dalam upaya penanganan stunting, khususnya di 68 wilayah prioritas yang tersebar di 18 distrik.

“Percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas nasional dan daerah yang harus ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Kemong.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini mengacu pada Peraturan Presiden Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, serta ditindaklanjuti melalui kebijakan daerah yang menetapkan wilayah prioritas intervensi.

IMG 20260423 WA0073

Meski demikian, Kemong mengakui berbagai tantangan masih dihadapi, terutama kondisi geografis Mimika yang luas dan sulit dijangkau. Keterbatasan akses transportasi, layanan kesehatan, air bersih, gizi, sanitasi, hingga perlindungan sosial menjadi kendala utama di lapangan.

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan internal, seperti belum optimalnya integrasi data, lemahnya koordinasi lintas sektor, serta perencanaan yang belum sinkron.

“Kita harus memastikan koordinasi berjalan baik agar kekurangan yang selama ini terjadi bisa kita atasi bersama,” tegasnya.

Kemong juga mengingatkan agar rapat koordinasi tidak bersifat seremonial, melainkan menghasilkan langkah konkret yang terukur. Ia menekankan pentingnya penyatuan data stunting yang valid, mengingat masih adanya perbedaan data antarinstansi.

IMG 20260423 WA0077

Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

“Kami ingin pembangunan dimulai dari kampung ke kota secara bertahap dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, menekankan pentingnya penguatan konvergensi program melalui kolaborasi lintas sektor yang terkoordinasi hingga tingkat kampung.

Ia menyebut, intervensi harus berbasis data riil dengan pendekatan by name by address, sehingga program benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, hasil rapat koordinasi diharapkan segera diimplementasikan dalam dokumen perencanaan daerah, baik oleh OPD maupun mitra kerja.

IMG 20260423 WA0075

Septinus juga mengapresiasi dukungan para mitra, seperti PT Freeport Indonesia, Wahana Visi Indonesia, dan YPMAK, dalam upaya penanganan stunting di Mimika.

“Kolaborasi ini harus terus diperkuat, dengan program yang terintegrasi dan tidak tumpang tindih, serta hasilnya dapat diukur secara jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi dan monitoring berkala sangat diperlukan, termasuk penyusunan matriks pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Dengan sinergi yang kuat dan dukungan sumber daya yang memadai, Pemerintah Kabupaten Mimika optimistis angka stunting dapat ditekan secara signifikan. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News