Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Pemda Mimika Komitmen Hapus Kesenjangan Sekolah Negeri dan Swasta

Etty Welerbadge-check


					Pemda Mimika Komitmen Hapus Kesenjangan Sekolah Negeri dan Swasta Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen menghapus perbedaan dan kesenjangan antara sekolah negeri dan swasta mulai tahun ini.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika, Petrus Cahyono Balubun yang menyebut Kepala Dinas Pendidikan telah sepakat memberikan perhatian yang setara bagi seluruh sekolah.

“Kami berkomitmen tidak ada lagi perbedaan antara sekolah negeri dan swasta. Semua akan berjalan bersama dengan perhatian yang sama,” ujar Petrus saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, arah pembangunan pendidikan ke depan juga diselaraskan dengan visi dan misi Bupati Mimika, yakni pembangunan yang dimulai dari kampung. Fokus tersebut akan mulai diperkuat pada tahun 2027.

Menurutnya, perhatian khusus akan diberikan pada wilayah pesisir, termasuk sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK).

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mimika juga mengalokasikan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk mendukung pendidikan, termasuk bantuan kepada lima yayasan pendidikan di Mimika. Bantuan tersebut mencakup dukungan bagi siswa asli daerah, khususnya dari suku Amungme dan Kamoro, dalam bentuk dana pendidikan.

Petrus menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan kepada sekolah yayasan dilakukan melalui sistem hibah. Prosesnya diawali dengan pengajuan proposal oleh pihak yayasan kepada Bupati, yang kemudian didisposisikan ke dinas terkait untuk dimasukkan dalam anggaran.

“Karena sistemnya hibah, maka yayasan harus mengajukan proposal, kemudian diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Selain pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas. Pemerintah berencana melakukan pemerataan distribusi guru kontrak, termasuk ke sekolah-sekolah yayasan di wilayah pesisir.

Tidak menutup kemungkinan, penugasan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) juga akan dilakukan untuk mengisi kekurangan tenaga pengajar di sekolah swasta, meski kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian.

“Jika kebutuhan guru di sekolah negeri sudah terpenuhi, maka akan dipertimbangkan untuk dialihkan ke sekolah swasta,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017

Aksi Bersih Pantai Nabire Jadi Momentum Bangun Budaya Hidup Bersih

19 April 2026 - 12:40 WIB

IMG 20260419 WA0002

Pemkab Mimika Gandeng APIP dan APH, Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum Humanis

19 April 2026 - 12:25 WIB

IMG 20260419 WA0000

Hingga Maret 2026, BPJS Ketenagakerjaan Mimika Salurkan Klaim Rp56,25 Miliar kepada 2.432 Peserta

19 April 2026 - 12:17 WIB

IMG 20260418 WA0016

Kapolda Cup Mini Soccer 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 32 Tim SMP di Mimika

19 April 2026 - 06:28 WIB

IMG 20260418 WA0061
Trending di Headline