Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Insiden Maut di Jalur Nabire–Dogiyai: Dua Korban Jiwa, Warga Bakar Kendaraan

Etty Welerbadge-check


					Insiden Maut di Jalur Nabire–Dogiyai: Dua Korban Jiwa, Warga Bakar Kendaraan Perbesar

DOGIYAI – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Nabire–Dogiyai, tepatnya di wilayah Kigamani, sekitar 1 kilometer dari pertigaan Mapia, pada Sabtu (11/4/2026) pukul 15.00 WIT. Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di jalur utama penghubung Nabire–Dogiyai. Aparat yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi para korban.

Seluruh korban sempat dilarikan ke RSUD Pratama Dogiyai untuk mendapatkan penanganan medis. Dari tujuh korban luka, dua di antaranya merupakan anak-anak yang mengalami luka berat dan direncanakan dirujuk ke Nabire.

Namun demikian, berdasarkan keterangan warga, dua korban dinyatakan meninggal dunia. Satu korban dilaporkan meninggal di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya sempat dilarikan ke RSUD Nabire, namun akhirnya meninggal dunia pada Minggu (12/4/2026).

Situasi di sekitar lokasi kejadian sempat memanas. Warga dilaporkan membakar kendaraan roda empat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut di sekitar TKP.

Menindaklanjuti peristiwa ini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kecelakaan, sekaligus mendalami aksi pembakaran kendaraan oleh warga. Selain itu, pengamanan di wilayah Mapia juga diperketat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat berwenang. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News