Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Gubernur Papua Barat Daya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pastori Klasis Sorong–Fakfak

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Barat Daya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pastori Klasis Sorong–Fakfak Perbesar

SORONG – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori Klasis Sorong–Fakfak, yang berlangsung di lingkungan Gereja Bukit Zaitun, Kota Sorong, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian seremonial keagamaan yang menandai dimulainya pembangunan tempat tinggal bagi pelayan jemaat di tingkat klasis Sorong, Papua Barat Daya.

IMG 20260331 WA0028

Dalam kesempatan itu, Gubernur Elisa Kambu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya tidak hanya mengikuti prosesi peletakan batu pertama, tetapi juga turut berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Gubernur bahkan menyempatkan diri berbelanja dagangan mama-mama Papua yang menjual buah-buahan dan hasil kebun di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Elisa Kambu menekankan pentingnya kebersamaan dan iman dalam mendukung pembangunan rumah pastori tersebut. Ia menyampaikan bahwa setiap proses pembangunan harus diawali dengan niat dan kemampuan yang ada, serta keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai setiap langkah.

“Kita harus memulai dari apa yang ada pada kita. Sedikit demi sedikit, dengan kebersamaan dan iman, semua bisa terwujud sesuai rencana Tuhan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menjaga kesatuan hati serta terus bersyukur atas berkat yang diberikan Tuhan dalam setiap proses pembangunan.

Selain itu, Gubernur memastikan bahwa kondisi lingkungan dan aktivitas pelayanan gereja tetap berjalan dengan aman dan kondusif pasca peletakan batu pertama tersebut.

Usai kegiatan, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang diikuti oleh para tamu undangan, perwakilan Forkopimda, serta jemaat. Suasana semakin semarak dengan kehadiran masyarakat yang mengenakan pakaian adat Papua sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan identitas lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh gereja dan panitia pembangunan, di antaranya Noplas Nawipa, Pdt. Dr. Yulian Anouw, serta perwakilan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam pembangunan fasilitas pelayanan gereja sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di Papua Barat Daya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News