Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Gubernur Papua Barat Daya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pastori Klasis Sorong–Fakfak

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Barat Daya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pastori Klasis Sorong–Fakfak Perbesar

SORONG – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori Klasis Sorong–Fakfak, yang berlangsung di lingkungan Gereja Bukit Zaitun, Kota Sorong, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian seremonial keagamaan yang menandai dimulainya pembangunan tempat tinggal bagi pelayan jemaat di tingkat klasis Sorong, Papua Barat Daya.

IMG 20260331 WA0028

Dalam kesempatan itu, Gubernur Elisa Kambu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya tidak hanya mengikuti prosesi peletakan batu pertama, tetapi juga turut berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Gubernur bahkan menyempatkan diri berbelanja dagangan mama-mama Papua yang menjual buah-buahan dan hasil kebun di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Elisa Kambu menekankan pentingnya kebersamaan dan iman dalam mendukung pembangunan rumah pastori tersebut. Ia menyampaikan bahwa setiap proses pembangunan harus diawali dengan niat dan kemampuan yang ada, serta keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai setiap langkah.

“Kita harus memulai dari apa yang ada pada kita. Sedikit demi sedikit, dengan kebersamaan dan iman, semua bisa terwujud sesuai rencana Tuhan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menjaga kesatuan hati serta terus bersyukur atas berkat yang diberikan Tuhan dalam setiap proses pembangunan.

Selain itu, Gubernur memastikan bahwa kondisi lingkungan dan aktivitas pelayanan gereja tetap berjalan dengan aman dan kondusif pasca peletakan batu pertama tersebut.

Usai kegiatan, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang diikuti oleh para tamu undangan, perwakilan Forkopimda, serta jemaat. Suasana semakin semarak dengan kehadiran masyarakat yang mengenakan pakaian adat Papua sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan identitas lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh gereja dan panitia pembangunan, di antaranya Noplas Nawipa, Pdt. Dr. Yulian Anouw, serta perwakilan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam pembangunan fasilitas pelayanan gereja sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di Papua Barat Daya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Asisten II Setda Deiyai Buka Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah

3 Juni 2026 - 04:43 WIB

IMG 20260603 WA0022

Tiba di Nabire, Ribka Haluk dan Diana Kusumastuti Tinjau Puspem Papua Tengah

3 Juni 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260603 WA0008

138 Siswa SD YPPK Waonaripi Timika Lulus 100 Persen, Catat Prestasi Nilai Gemilang

2 Juni 2026 - 13:20 WIB

20260602

Potowaiburu Siap Bertransformasi Jadi Kota Kecil Baru di Ujung Barat Mimika, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Kunci Utama

2 Juni 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260602 WA0032

Dinkes Mimika Gelar Workshop TB DOTS untuk Perkuat Layanan TBC di Daerah Terpencil

2 Juni 2026 - 12:38 WIB

IMG 20260602 WA0026
Trending di Headline