Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

Potowaiburu Siap Bertransformasi Jadi Kota Kecil Baru di Ujung Barat Mimika, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Kunci Utama

Etty Welerbadge-check


					Potowaiburu Siap Bertransformasi Jadi Kota Kecil Baru di Ujung Barat Mimika, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Kunci Utama Perbesar

TIMIKA – Kawasan Potoway Buru di Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini bersiap menapaki babak baru pembangunan. Pemerintah setempat tengah merancang kawasan ini untuk bertransformasi menjadi sebuah “kota kecil” yang mandiri, produktif, dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di ujung barat wilayah tersebut.

Langkah strategis ini sejalan dengan visi besar pembangunan daerah, yaitu membangun dan memajukan wilayah mulai dari tingkat kampung hingga berkembang menjadi kawasan perkotaan yang maju dan berdaya saing. Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Everardus R. Kukuareyau, menegaskan bahwa pihaknya sepenuhnya mendukung rencana pengembangan ambisius ini.

Menurutnya, Potoway Buru memiliki letak yang sangat strategis serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah, menjadikannya lokasi yang tepat untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan baru.

 “Konsep kota kecil ini adalah wujud nyata visi dan misi pemimpin daerah, yakni membangun dari kampung menuju kota. Kami di tingkat distrik siap mendukung penuh setiap langkah pengembangannya,” ujar Everardus saat ditemui di Potoway Buru, Senin (1/6/2026).

Saat ini, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Mimika, sedang menyusun kajian mendalam untuk merancang tata kelola pembangunan kawasan ini. Kajian tersebut akan menjadi dasar perencanaan terintegrasi, mulai dari penyediaan fasilitas dasar hingga penguatan ekonomi masyarakat setempat.

Akses Air Bersih Masih Jadi Tantangan Utama

Di balik rencana besar tersebut, masih terdapat tantangan besar yang harus diselesaikan. Salah satu kebutuhan dasar yang paling mendesak adalah ketersediaan akses air bersih. Hingga saat ini, fasilitas air bersih baru tersedia di ibu kota distrik saja, sementara Potoway Kampung dan empat kampung lainnya di wilayah tersebut belum mendapatkan pelayanan yang memadai.

Pemerintah daerah sebenarnya telah merencanakan pembangunan sarana air bersih pada tahun 2025. Pihak Distrik Mimika Barat Jauh kini berharap kunjungan Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan Tim Penggerak PKK Mimika dapat mempercepat realisasi program tersebut agar segera menjangkau seluruh warga.

 “Kami sangat berharap program prioritas air bersih ini bisa segera menjangkau kampung-kampung, terutama Kampung Tapormai yang kondisinya sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan pasokan air bersih,” tegas Everardus.

Jalan Penghubung: Kunci Membuka Isolasi Wilayah

Selain air bersih, pembangunan infrastruktur jalan menjadi kunci utama yang akan menentukan keberhasilan pengembangan kawasan ini. Tim teknis dari dinas terkait telah turun ke lapangan melakukan pengukuran dan pemetaan untuk rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan Potoway Buru dengan wilayah Kapiraya, hingga akhirnya tersambung ke jalur strategis Trans Nabire–Timika.

Konektivitas darat ini dinilai sangat vital. Jalan yang terhubung akan menjadi gerbang utama untuk mengakhiri keterisolasian wilayah ini, sekaligus memperlancar mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa.

Harta Karun Alam Menanti Akses yang Memadai

Mimika Barat Jauh, dan khususnya Potoway Buru, dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Sektor kelautan menyimpan potensi besar berupa ikan tenggiri, cakalang, udang musiman, hingga lobster yang jumlahnya melimpah di perairan setempat.

Tak hanya itu, kekayaan alam daratan pun tak kalah besar. Hasil hutan berupa hewan buruan seperti rusa, babi hutan, biawak, hingga satwa khas seperti kus-kus — yang dikenal masyarakat suku Kamoro sebagai wakurupura — juga cukup banyak ditemukan.

Namun, sayangnya potensi besar ini belum bisa digarap secara maksimal. Kendala utamanya adalah terbatasnya akses transportasi dan minimnya jaringan pemasaran. Selama ini, masyarakat hanya bisa memanfaatkan hasil alam tersebut jika ada pengepul yang datang ke wilayah mereka.

 “Jika akses jalan sudah terbuka dan terhubung hingga ke Timika, maka secara otomatis akan sangat mempermudah masyarakat menjual segala hasil bumi dan laut yang mereka miliki. Nilai ekonomi hasil alam kami pun akan jauh lebih baik,” jelas Everardus.

Harapan Menjadi Simpul Ekonomi Baru

Dengan adanya dukungan kajian pembangunan, percepatan infrastruktur, serta penguatan ekonomi lokal, Potoway Buru ditargetkan akan tumbuh menjadi simpul ekonomi baru yang vital di wilayah barat Mimika.

Transformasi ini bukan sekadar soal pembangunan fisik atau perubahan status wilayah, melainkan sebuah langkah besar untuk membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses. Jika seluruh rencana ini terealisasi dengan baik, Potoway Buru akan menjadi contoh sukses pembangunan berbasis kampung yang berkembang pesat menjadi kawasan perkotaan baru yang membanggakan di Papua Tengah. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi Kompetensi Calon Sekda Deiyai Dimulai, Bupati Dorong Terpilihnya Pemimpin Birokrasi Berkualitas

17 Juli 2026 - 12:22 WIB

IMG 20260717 WA0137

Kejari Mimika Targetkan Lebih dari Satu Tersangka dalam Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan 150 Hektare, Tunggu Hasil Audit BPKP

17 Juli 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260717 WA0122

Kapolres Mimika: Sinergi Polisi dan Kejaksaan Harus Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

17 Juli 2026 - 12:07 WIB

IMG 20260717 WA0118

Bunda PAUD Deiyai Dorong Orang Tua Prioritaskan Pendidikan Anak Usia Dini

17 Juli 2026 - 11:57 WIB

IMG 20260717 WA0116

Pemkab Paniai Kuatkan Froum Kemitraan Untuk Percepat Penganggulangan AIDS, TBC, Dan Malaria Di Desa

17 Juli 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260717 WA0141
Trending di News