Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Gubernur Papua Barat Daya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pastori Klasis Sorong–Fakfak

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Barat Daya Hadiri Peletakan Batu Pertama Pastori Klasis Sorong–Fakfak Perbesar

SORONG – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori Klasis Sorong–Fakfak, yang berlangsung di lingkungan Gereja Bukit Zaitun, Kota Sorong, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian seremonial keagamaan yang menandai dimulainya pembangunan tempat tinggal bagi pelayan jemaat di tingkat klasis Sorong, Papua Barat Daya.

IMG 20260331 WA0028

Dalam kesempatan itu, Gubernur Elisa Kambu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya tidak hanya mengikuti prosesi peletakan batu pertama, tetapi juga turut berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Gubernur bahkan menyempatkan diri berbelanja dagangan mama-mama Papua yang menjual buah-buahan dan hasil kebun di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Elisa Kambu menekankan pentingnya kebersamaan dan iman dalam mendukung pembangunan rumah pastori tersebut. Ia menyampaikan bahwa setiap proses pembangunan harus diawali dengan niat dan kemampuan yang ada, serta keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai setiap langkah.

“Kita harus memulai dari apa yang ada pada kita. Sedikit demi sedikit, dengan kebersamaan dan iman, semua bisa terwujud sesuai rencana Tuhan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menjaga kesatuan hati serta terus bersyukur atas berkat yang diberikan Tuhan dalam setiap proses pembangunan.

Selain itu, Gubernur memastikan bahwa kondisi lingkungan dan aktivitas pelayanan gereja tetap berjalan dengan aman dan kondusif pasca peletakan batu pertama tersebut.

Usai kegiatan, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang diikuti oleh para tamu undangan, perwakilan Forkopimda, serta jemaat. Suasana semakin semarak dengan kehadiran masyarakat yang mengenakan pakaian adat Papua sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan identitas lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh gereja dan panitia pembangunan, di antaranya Noplas Nawipa, Pdt. Dr. Yulian Anouw, serta perwakilan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam pembangunan fasilitas pelayanan gereja sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di Papua Barat Daya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Papua Tengah Ukir Sejarah, Pelantikan Perdana Digelar di Paniai

26 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IMG 20260826 WA0008

Ketua JPPN Papua Barat Daya Usul 3 Langkah Untuk Majukan Petani OAP

26 Agustus 2026 - 04:45 WIB

IMG 20260826 WA0004

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

26 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260826 WA0003

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

26 Agustus 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260825 WA0011

Sejarah Baru Di Paniai: DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Pelantikan Dan Rakerda Perdana 

25 Agustus 2026 - 10:29 WIB

IMG 20260825 WA0010
Trending di News