Menu

Mode Gelap
Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus

Headline

Kesadaran Warga Dinilai Masih Rendah, Program Bank Sampah di Mimika Belum Maksimal

Etty Welerbadge-check


					Kesadaran Warga Dinilai Masih Rendah, Program Bank Sampah di Mimika Belum Maksimal Perbesar

TIMIKA – Program pengelolaan sampah melalui bank sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika hingga kini belum berjalan maksimal. Rendahnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika, Jefry Deda, mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada tahun lalu, program bank sampah belum mendapat respons yang signifikan dari warga. Padahal, DLH telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat tersebut.

Menurutnya, pihak DLH bahkan telah memberikan pelatihan kepada pengelola bank sampah. Namun keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat untuk mulai mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah tangga.

“Program ini sebenarnya sudah kami siapkan, termasuk pelatihannya. Sekarang tinggal bagaimana pengelola menyampaikan kepada masyarakat bahwa sampah yang mereka kumpulkan bisa ditampung,” ujar Jefry saat ditemui, Senin (16/3/2026).

Ia menilai, rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih menjadi persoalan serius. Padahal, jika dikelola dengan baik melalui bank sampah, volume sampah dapat berkurang sekaligus meminimalkan risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Karena itu, DLH Mimika berharap adanya dukungan dari pemerintah di tingkat distrik hingga kampung untuk turut mendorong masyarakat agar lebih aktif memilah dan mengelola sampah. Ke depan, DLH juga berencana meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Jefry menambahkan, masih banyak warga yang menganggap membuang sampah ke saluran air lebih mudah dibandingkan mengumpulkannya untuk dibawa ke bank sampah.

“Padahal jika terus dibuang ke kali atau saluran air, dampaknya bisa menimbulkan banjir. Ini yang perlu kita ubah bersama, bahwa mengelola sampah dengan baik justru lebih bermanfaat,” tegasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk

29 April 2026 - 14:35 WIB

IMG 20260429 WA0036

Kesiapan Capai 99 Persen, Musorkablub KONI Mimika Siap Digelar 1 Mei 2026 

29 April 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260429 WA0185

Turun ke Jalan, Polisi Fokus Pengamanan Lalulintas Bagi Pelajar di Timika 

29 April 2026 - 13:40 WIB

IMG 20260429 WA0120

Kolaborasi Aparat Kepolisian dan Pemerintah Distrik Tembagapura Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kepada Korban Longsor 

29 April 2026 - 13:34 WIB

IMG 20260429 WA0118

Gubernur Papua Tengah Tekankan Penguatan Nasionalisme dalam Seminar Wawasan Kebangsaan di Nabire

29 April 2026 - 13:13 WIB

IMG 20260429 WA0112
Trending di Headline