Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Kesadaran Warga Dinilai Masih Rendah, Program Bank Sampah di Mimika Belum Maksimal

Etty Welerbadge-check


					Kesadaran Warga Dinilai Masih Rendah, Program Bank Sampah di Mimika Belum Maksimal Perbesar

TIMIKA – Program pengelolaan sampah melalui bank sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika hingga kini belum berjalan maksimal. Rendahnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika, Jefry Deda, mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada tahun lalu, program bank sampah belum mendapat respons yang signifikan dari warga. Padahal, DLH telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat tersebut.

Menurutnya, pihak DLH bahkan telah memberikan pelatihan kepada pengelola bank sampah. Namun keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat untuk mulai mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah tangga.

“Program ini sebenarnya sudah kami siapkan, termasuk pelatihannya. Sekarang tinggal bagaimana pengelola menyampaikan kepada masyarakat bahwa sampah yang mereka kumpulkan bisa ditampung,” ujar Jefry saat ditemui, Senin (16/3/2026).

Ia menilai, rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih menjadi persoalan serius. Padahal, jika dikelola dengan baik melalui bank sampah, volume sampah dapat berkurang sekaligus meminimalkan risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Karena itu, DLH Mimika berharap adanya dukungan dari pemerintah di tingkat distrik hingga kampung untuk turut mendorong masyarakat agar lebih aktif memilah dan mengelola sampah. Ke depan, DLH juga berencana meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Jefry menambahkan, masih banyak warga yang menganggap membuang sampah ke saluran air lebih mudah dibandingkan mengumpulkannya untuk dibawa ke bank sampah.

“Padahal jika terus dibuang ke kali atau saluran air, dampaknya bisa menimbulkan banjir. Ini yang perlu kita ubah bersama, bahwa mengelola sampah dengan baik justru lebih bermanfaat,” tegasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline