Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

Kesadaran Warga Dinilai Masih Rendah, Program Bank Sampah di Mimika Belum Maksimal

Etty Welerbadge-check


					Kesadaran Warga Dinilai Masih Rendah, Program Bank Sampah di Mimika Belum Maksimal Perbesar

TIMIKA – Program pengelolaan sampah melalui bank sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika hingga kini belum berjalan maksimal. Rendahnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika, Jefry Deda, mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada tahun lalu, program bank sampah belum mendapat respons yang signifikan dari warga. Padahal, DLH telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat tersebut.

Menurutnya, pihak DLH bahkan telah memberikan pelatihan kepada pengelola bank sampah. Namun keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat untuk mulai mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah tangga.

“Program ini sebenarnya sudah kami siapkan, termasuk pelatihannya. Sekarang tinggal bagaimana pengelola menyampaikan kepada masyarakat bahwa sampah yang mereka kumpulkan bisa ditampung,” ujar Jefry saat ditemui, Senin (16/3/2026).

Ia menilai, rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih menjadi persoalan serius. Padahal, jika dikelola dengan baik melalui bank sampah, volume sampah dapat berkurang sekaligus meminimalkan risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Karena itu, DLH Mimika berharap adanya dukungan dari pemerintah di tingkat distrik hingga kampung untuk turut mendorong masyarakat agar lebih aktif memilah dan mengelola sampah. Ke depan, DLH juga berencana meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Jefry menambahkan, masih banyak warga yang menganggap membuang sampah ke saluran air lebih mudah dibandingkan mengumpulkannya untuk dibawa ke bank sampah.

“Padahal jika terus dibuang ke kali atau saluran air, dampaknya bisa menimbulkan banjir. Ini yang perlu kita ubah bersama, bahwa mengelola sampah dengan baik justru lebih bermanfaat,” tegasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline