Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Presiden Prabowo: Pengentasan Kemiskinan dan Krisis Sampah Adalah Ujian Kepemimpinan Nasional

adminbadge-check


					Presiden Prabowo: Pengentasan Kemiskinan dan Krisis Sampah Adalah Ujian Kepemimpinan Nasional Perbesar

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa tantangan besar bangsa Indonesia saat ini, yakni pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengelolaan sampah nasional, tidak dapat diselesaikan dengan kerja sektoral. Dalam pengarahannya, Presiden menekankan bahwa solusi atas persoalan tersebut membutuhkan persatuan nasional dan kepemimpinan yang bertanggung jawab di setiap lini.

Menurut Presiden, kemiskinan bukan sekadar angka statistik, melainkan masalah martabat bangsa yang harus segera dituntaskan melalui kolaborasi lintas kementerian dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Sinergi Pusat dan Daerah

Presiden menyoroti bahwa sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah seringkali menjadi hambatan utama. Beliau menginstruksikan agar seluruh kepala daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, terutama dalam mengimplementasikan program jaring pengaman sosial.

“Kita tidak butuh pemimpin yang hanya pandai berwacana. Kita butuh pemimpin yang berani mengambil tanggung jawab dan memastikan rakyatnya tidak ada yang kelaparan,” tegas Presiden Prabowo dalam forum tersebut. Kabupaten Bogor, Senin (02/02/2026).

Darurat Sampah Nasional

Selain kemiskinan, masalah sampah menjadi poin krusial yang dibahas. Presiden melihat penanganan sampah yang buruk sebagai ancaman bagi kesehatan publik dan kelestarian lingkungan jangka panjang. Beliau mendorong transformasi pengelolaan sampah dari sistem konvensional menuju teknologi ramah lingkungan yang terintegrasi.

Poin Utama Arahan Presiden:

  • Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Membuka lapangan kerja di sektor hilirisasi untuk menyerap tenaga kerja dari keluarga prasejahtera.

  • Modernisasi Kelola Sampah: Mendorong investasi pada teknologi Waste-to-Energy di kota-kota besar.

  • Kepemimpinan Berintegritas: Memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan sampai ke tangan yang tepat tanpa potongan birokrasi.

Harapan Besar Bangsa

Menutup arahannya, Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak swasta dan organisasi sipil, untuk bahu-mambahu. Persatuan dianggap sebagai modal utama agar Indonesia mampu keluar dari jebakan kemiskinan dan mencapai target swasembada serta kebersihan lingkungan pada tahun-tahun mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline