Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal

Etty Welerbadge-check


					Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal Perbesar

Timika – Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, bersama tim Gerak Cepat (Geri Cep) Distrik Wania turun langsung ke lokasi pemalangan guna memantau akses di sejumlah sekolah, termasuk SD Negeri Inauga, pada rabu (14/1/2026).

Merlyn menjelaskan, sejak pagi pihaknya menerima laporan dari Babinsa di wilayah Nawaripi terkait pemalangan yang mengganggu akses masuk sekolah. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim distrik bergerak ke lokasi dan melakukan pemantauan di beberapa titik sekolah yang terdampak.

“Kami dari pagi berada di lapangan memantau situasi pemalangan akses di beberapa sekolah, terakhir di SD Negeri Inauga. Bersamaan dengan itu kami juga melakukan koordinasi berjenjang dan menyampaikan laporan kepada pimpinan daerah melalui Asisten I, II, dan III,” kata Merlyn.

Ia menyebutkan, laporan awal direncanakan disampaikan kepada Asisten III, namun karena keterbatasan komunikasi, laporan akhirnya diteruskan kepada Asisten I yang membidangi pemerintahan. Dari hasil koordinasi tersebut, Distrik Wania mendapat arahan untuk segera melakukan koordinasi teknis dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pertanahan.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Ibu Kepala Dinas dan sedang menunggu kehadiran beliau untuk dilakukan dialog langsung dengan pihak yang berada di lapangan, yang mengklaim sebagai pemilik tanah,” jelasnya.

Merlyn menegaskan, prinsip utama Distrik Wania adalah menjaga situasi tetap kondusif, memastikan aktivitas pendidikan tidak terganggu, serta tetap menghormati mekanisme hukum dan administrasi yang sedang berjalan.

Ia mengakui, akibat pemalangan tersebut, aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah, termasuk tingkat SMA, terpaksa dihentikan sementara dan para siswa sudah dipulangkan.

“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan hari ini juga, sehingga besok anak-anak sudah bisa kembali bersekolah dan aktivitas belajar mengajar berjalan normal,” harapnya.

Distrik Wania, lanjut Merlyn, siap menjalankan arahan pimpinan daerah dan mendukung penyelesaian persoalan secara damai, dialogis, serta sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News