Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

News

Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Papua Tengah, Wilhelmus Pigai Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Pengawasan Ketat

adminbadge-check


					Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Papua Tengah, Wilhelmus Pigai Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Pengawasan Ketat Perbesar

JAKARTA – Anggota DPD/MPR RI Dapil Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, meluncurkan gagasan strategis untuk mengawal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Bantuan Gizi Nasional (BGN) di Papua Tengah. Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya angka stunting di provinsi tersebut yang mencapai rata-rata di atas 30%.

Wilhelmus menegaskan bahwa program besutan pemerintah pusat ini merupakan “penyelamat generasi” bagi anak-anak Papua. Namun, ia memberikan catatan kritis bahwa implementasi di lapangan harus menyesuaikan dengan tantangan geografis dan budaya lokal Papua Tengah.

Lawan Stunting dengan Pangan Lokal

Wilhelmus menyoroti adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat dari pangan lokal yang bergizi tinggi, seperti ubi jalar (petatas), keladi, dan sagu, ke makanan instan yang miskin gizi. Ia mendorong agar program MBG menjadi momentum untuk menghidupkan kembali sektor pertanian lokal.

“Implementasi MBG tidak bisa sekadar menyalin sistem dari daerah lain. Kita harus membangun pasar tetap bagi petani lokal melalui penyerapan pangan mereka untuk program ini,” tulis Wilhelmus dalam naskah kebijakannya. Minggu, (21/12/2025).

SOP Ketat untuk Cegah Keracunan

Menanggapi beberapa kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lain, Wilhelmus merekomendasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) dapur sekolah yang sangat ketat. Beberapa poin utama yang diusulkan antara lain:

• Pengawasan Digital: Pemasangan CCTV di area dapur untuk pemantauan jarak jauh.
• Sampel Makanan: Pengambilan sampel makanan harian wajib disimpan minimal selama 48 jam sebagai langkah antisipasi.
• Kebersihan Pekerja: Pekerja dapur wajib menggunakan pakaian standar higienis dan celemek tanpa kantong guna meminimalisir kontaminasi.

Transparansi dan Audit Independen

Selain aspek kesehatan, Wilhelmus juga menekankan pentingnya transparansi anggaran untuk mencegah risiko korupsi. Ia mengusulkan penggunaan teknologi digital seperti aplikasi pelaporan dan pelacakan distribusi berbasis GPS.

“Kita membutuhkan keterlibatan tokoh adat, gereja, dan orang tua murid sebagai kontrol sosial,” tambahnya. Ia juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng lembaga independen seperti universitas atau NGO untuk melakukan audit kualitas secara berkala.

Peta Jalan 2024-2029

Gagasan ini juga memuat peta jalan (road map) jangka panjang, yang dimulai dengan tahap sosialisasi dan pelatihan tenaga dapur pada 2024-2025, hingga perluasan program ke tingkat sekolah menengah pada 2029 mendatang.

“Ini adalah investasi moral dan politik. Setiap anak yang sehat adalah aset berharga menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Wilhelmus.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antonius Kemong Terpilih Aklamasi, Siap Bawa KONI Mimika Fokus Pembinaan hingga Kampung

1 Mei 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260501 WA0013

Musorkablub KONI Mimika Digelar, Bupati Ajak Benahi Tata Kelola dan Perluas Pembinaan Atlet

1 Mei 2026 - 06:43 WIB

20260501

400 Personel Gabungan Siaga, Pengamanan May Day di Mimika Diperketat

1 Mei 2026 - 05:49 WIB

IMG 20260501 WA0065

Semangat Persatuan Menggema di Timika, Barisan Merah Putih Papua Gelar Aksi Damai 1 Mei

1 Mei 2026 - 05:11 WIB

IMG 20260501 WA0037

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045
Trending di Headline