Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pemprov Papua Tengah Tekankan Kolaborasi dan Penghapusan Stigma Penanggulangan HIV/AIDS 

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Tekankan Kolaborasi dan Penghapusan Stigma Penanggulangan HIV/AIDS  Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan penghapusan stigma dalam penanggulangan HIV/AIDS. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli UKKAS, S.Sos., M.KP., mewakili Pemprov Papua Tengah, saat memberikan sambutan pada peringatan Hari AIDS Sedunia yang berlangsung di Aula RRI Nabire.

Dalam sambutannya, UKKAS menyampaikan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS, khususnya di Papua Tengah yang masih menghadapi tantangan besar.

“Hari AIDS Sedunia adalah momentum untuk memperkuat kepemimpinan bersama dalam mencegah penyebaran dan penanggulangan HIV, khususnya di Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, jumlah kasus HIV di delapan kabupaten di Papua Tengah telah menembus angka 23.000 kasus, dengan Kabupaten Nabire menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, mencapai lebih dari 10.000 kasus. Menurutnya, angka tersebut bukanlah angka kecil dan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Di perkotaan, kasus relatif mudah terdeteksi karena akses layanan kesehatan lebih baik. Namun tantangannya adalah bagaimana menjangkau saudara-saudara kita di kampung-kampung dan daerah terpencil,” jelasnya.

UKKAS menekankan bahwa penanggulangan HIV/AIDS tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja. Sinergi antara Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Dinas Kesehatan, pemerintah kabupaten, tokoh agama, sekolah, serta organisasi masyarakat menjadi kunci utama.

“HIV/AIDS bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga soal faktor sosial, stigma, rasa malu, dan kebijakan. Ini yang sering membuat masyarakat enggan memeriksakan diri,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah serta pendekatan kemanusiaan yang mengedepankan kasih, tanpa stigma dan diskriminasi. Menurutnya, jika tidak ditangani secara serius, tingginya angka HIV/AIDS dapat menjadi ancaman bagi terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

“HIV bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi persoalan kemanusiaan. Kita harus menanganinya dengan pendekatan kasih, tanpa stigma, dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Di akhir sambutan, UKKAS mengapresiasi kerja Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Papua Tengah, para tenaga kesehatan, organisasi masyarakat sipil, kelompok dukungan sebaya, tokoh agama, dan seluruh pihak yang terus berkontribusi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Papua Tengah melalui kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News