Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Hukrim

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah Perbesar

ILAGA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya meminta kepada Organisasi Papua Merdeka untuk tidak mengganggu stabilitas keamanan sehingga sukacita dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Kita sama-sama jaga Kabupaten Puncak ini. Desember ini jangan ada gangguan. OPM jangan masuk. Menjelang Natal Desember ini, jangan ganggu kita. Kabupaten Puncak ini kita jaga keamanan untuk masyarakat dan untuk Papua,” ujarnya dalam acara adat bakar batu masyarakat Puncak, di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (6/12/2025).

Kata Abelom, ketakutan dirasakan masyarakat pada bulan Desember ini lantaran OPM disebut kerap melakukan aksi. Diketahui, Kabupaten Puncak merupakan salah satu daerah rawan konflik bersenjata.

Masyarakat pun siap bersatu membantu aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan khususnya jelang perayaan natal 25 Desember nanti.

Dengan begitu, proses pembangunan di daerah Puncak dapat berjalan tanpa hambatan.

“Pembangunan harus jalan, jangan ganggu proses pembangunan. Kita bangun Kabupaten Puncak ini bersama-sama. Terima kasih juga kepada bapak Presiden Prabowo yang perhatian kepada kami di sini. Sebelumnya, kemajuan pembangunan belum begitu terlihat, namun sekarang program pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Puncak Papua Dijadikan Medan Tempur OPM Kabupaten Puncak merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah, yang dijadikan sebagai medan tempur OPM.

Selain melakukan penembakkan, OPM tercatat kerap melakukan pembakaran rumah warga, sekolah hingga fasilitas publik.

Menangani hal itu, sejumlah Satuan Tugas (Satgas) TNI-Polri ditempatkan di beberapa titik rawan untuk membantu satuan organik setempat. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

5 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260605 WA0127

Pemkab Mimika dan PKK Tanam 400 Pohon Kelor di Kampung Nawaripi

5 Juni 2026 - 13:45 WIB

IMG 20260605 WA0054

PTFI dan Pemkab Mimika Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dorong Aksi Nyata Jaga Bumi

5 Juni 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260605 WA0035

Dinas Kesehatan Mimika Ajak Tokoh Masyarakat Dukung PHBS untuk Tekan Angka Penyakit

5 Juni 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260604 WA0046

Kegiatan Padat Karya, Distrik Kwamki Narama Fokuskan Penyediaan Makanan Bergizi dan Penurunan Angka Stunting

5 Juni 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260604 WA0039
Trending di Headline