Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

adminbadge-check


					Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan program pendidikan gratis sebagai implementasi janji politik Gubernur Meki Nawipa, S.H. Peluncuran program strategis yang menelan total anggaran lebih dari Rp 90 miliar ini dilakukan di Bandara Lama Nabire, Rabu (3/12/2025).

​Dalam peluncuran tersebut, Gubernur Meki Nawipa menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak Papua Tengah mendapatkan pendidikan yang layak, merata, dan sepenuhnya gratis.

​Program pendidikan gratis tahap awal mencakup pembiayaan sekolah bagi 26.217 siswa jenjang SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta. Untuk kebutuhan operasional sekolah ini, Pemprov Papua Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 43,5 miliar.

​Selain pembiayaan sekolah, program ini juga didukung dengan:

  • ​Bantuan dana pengelolaan asrama berbasis keagamaan dan wilayah 3T.
  • ​Penyediaan smartboard untuk sekolah.

​20 Program Strategis dan Transparansi

​Dana total Rp 90 miliar tersebut dialokasikan untuk membiayai setidaknya 20 program besar di sektor pendidikan, antara lain sertifikasi dan peningkatan kesejahteraan guru, bantuan biaya pendidikan bagi 5.261 mahasiswa di dalam dan luar Papua, serta pembangunan sekolah unggulan.

​Untuk menjamin transparansi dan keadilan, Pemprov Papua Tengah turut meluncurkan Aplikasi Data Siswa OAP (Orang Asli Papua). Aplikasi ini berfungsi sebagai basis data siswa dari SD hingga SMA/SMK, mencakup validitas penerima manfaat hingga biaya per siswa.

​Gubernur Nawipa juga memaparkan program inovatif berupa penempatan 276 sarjana Papua di distrik-distrik melalui program APG (Aparat Penggerak Gizi/Pendidikan). Program ini bertujuan untuk mendukung pelayanan pendidikan sekaligus mengurangi angka pengangguran sarjana di daerah tersebut.

​Menutup sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa program ini adalah fondasi keadilan sosial. “Saya menjamin setiap kebijakan akan dikawal secara transparan dan tidak boleh diselewengkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News