Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

DPRPT dan Gubernur Sepakat Fasilitasi Perdamaian, Target Turlap Awal Desember

adminbadge-check


					DPRPT dan Gubernur Sepakat Fasilitasi Perdamaian, Target Turlap Awal Desember Perbesar

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) dan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, telah mencapai kesepakatan untuk mengambil langkah strategis dalam memfasilitasi dan menyelesaikan konflik yang terjadi di Distrik Kapiraya.

​Kesepakatan ini disampaikan oleh Anggota DPR Papua Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Maksimus Takimai, usai melakukan pertemuan koordinasi dengan Gubernur di Kantor Gubernur Papua Tengah, pada Rabu (26/11/25).

​Maksimus Takimai menegaskan perlunya menghentikan konflik dengan kekerasan yang hanya akan merusak tatanan sosial yang sudah lama terjalin. Ia menekankan bahwa jalan damai adalah solusi terbaik.

​“Konflik di Kapiraya itu saya menduga disebabkan karena batas adat, batas pemerintah antara Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika. Kemudian yang juga memicu adalah kegiatan tambang,” ungkap Maksimus kepada wartawan.

Untuk menuntaskan persoalan ini, Maksimus menyatakan bahwa penyelesaian harus ditempuh melalui jalur damai antara Suku Mee dan Suku Kamoro, serta melibatkan Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Mimika. Selain itu, aktivitas tambang di Kapiraya juga harus dihentikan demi terciptanya situasi yang kondusif.

​“Langkah seperti ini kita akan lakukan tentu bersama-sama dengan Gubernur. Kami tadi sudah sepakati [Turlap] awal Desember,” ujarnya.

​Maksimus menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRPT akan segera menyusun langkah-langkah teknis penanganan konflik. Setelah persiapan rampung, seluruh pihak yang terlibat akan turun langsung ke lapangan (Turlap) untuk menyelesaikan semua akar masalah secara komprehensif.

​“Setelah oke semua, kami semua akan turun di sana untuk menyelesaikan batas adat, batas pemerintah maupun persoalan aktivitas tambang. Intinya kita akan tuntaskan secara komprehensif,” pungkasnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Maksimus Takimai juga turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat konflik tersebut. Salah satu korban yang meninggal dunia adalah tokoh agama Kapiraya, Gembala Ev. Neleas Peuki, serta sejumlah warga yang mengalami luka-luka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan Semangat Senyum Pelanggan, Senyumku Juga di Timur Indonesia

4 September 2026 - 21:47 WIB

IMG 20260904 WA0146

Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031

4 September 2026 - 21:05 WIB

WhatsApp Image 2026 09 03 at 4.04.06 PM 1536x1023

Pemuda dan Masyarakat Adat SIMAPITOWA Cabut Papan Satgas PKH, Tanam Salib Merah dan Papan Adat di Siriwo-Dipa

4 September 2026 - 15:12 WIB

IMG 20260904 WA0056

Temu Alumni Binterbushi ke-5 Digelar di Timika, Jadi Ruang Perkuat Silaturahmi dan Kontribusi bagi Papua

4 September 2026 - 15:08 WIB

20260904

Inspektur Deiyai Bagikan Pakaian Dinas dan Atribut kepada Seluruh Pegawai Inspektorat

4 September 2026 - 13:57 WIB

IMG 20260904 WA0046
Trending di Headline