Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

​Kabar Baik, Kuota Haji Jawa Timur Melonjak 7.000 Jemaah, Lia Istifhama : Ini Hasil Sinergi Pemerintah

adminbadge-check


					​Kabar Baik, Kuota Haji Jawa Timur Melonjak 7.000 Jemaah, Lia Istifhama : Ini Hasil Sinergi Pemerintah Perbesar

JAKARTA – Anggota Komite III DPD RI, dr. Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi tinggi atas peningkatan signifikan kuota haji untuk Provinsi Jawa Timur. Dalam rilis resminya, Jatim diumumkan mendapat tambahan kuota lebih dari 7.000 jemaah.

​Peningkatan ini dinilai sebagai hasil positif dari sinergi dan koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Haji Indonesia, serta perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

​Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, menegaskan bahwa tambahan kuota ini sangat krusial. Sebab, Jawa Timur merupakan provinsi dengan daftar tunggu calon jemaah haji terpanjang di Indonesia, yang jumlahnya mencapai lebih dari 250 ribu orang.

​“Kami bersyukur karena tambahan kuota ini merupakan wujud nyata dari sinergi pemerintah yang terus memperjuangkan hak jemaah Jawa Timur. Semoga hal ini dapat mempercepat keberangkatan para calon tamu Allah,” ujar Ning Lia, Senin (17/11/2025).

​Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan amanat regulasi nasional terkait penyelenggaraan haji yang menekankan pemerataan dan keadilan, serta diharapkan mampu memberikan kepastian jadwal keberangkatan bagi jemaah yang telah menunggu bertahun-tahun.

​Selain kabar gembira mengenai kuota, Ning Lia juga menyoroti peluang ekonomi baru yang terbuka bagi masyarakat Jawa Timur. Seiring adanya kontrak kerja sama antara Kementerian Haji Indonesia dan otoritas Arab Saudi, pemerintah membuka kemungkinan bagi pelaku usaha pangan asal Jatim untuk memasok bahan makanan bagi jemaah haji Indonesia di tanah suci.

​“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendorong perekonomian masyarakat Jawa Timur, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah kita di tanah suci,” tuturnya.

​Di sisi lain, Lia mengingatkan bahwa penambahan kuota ini harus diimbangi dengan kesiapan calon jemaah. Ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai regulasi terbaru dari Kementerian Haji agar proses keberangkatan dapat berjalan lancar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News