Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem se-Papua Tengah di Mimika

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem se-Papua Tengah di Mimika Perbesar

MIMIKA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (TKPKD) lintas kabupaten se-Papua Tengah tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Grand Tembaga, Mimika, pada Selasa (11/11/2025).

Rakor dibuka secara resmi oleh Kepala BAPPERIDA Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan ekstrem merupakan program nasional yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten.

Img 20251111 wa0088

“Untuk saat ini, Papua Tengah menduduki peringkat kedua tertinggi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia. Ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus kita tuntaskan bersama, termasuk melalui peran aktif kabupaten-kabupaten,” ujar Eliezer Yogi.

Melalui kegiatan rakor TKPKD ini, Eliezer berharap agar angka kemiskinan dapat ditekan di seluruh wilayah Papua Tengah. Upaya tersebut dilakukan dengan memaksimalkan program pembangunan dari pelosok hingga kota, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mempertajam basis data agar intervensi program lebih tepat sasaran.

“Kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat akan terus mengakomodasi dan mendorong kabupaten agar lebih serius dan maksimal dalam melaksanakan program percepatan pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eliezer menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan amanat Permendagri Nomor 53 Tahun 2020, dan menjadi isu fundamental dalam arah pembangunan daerah.
Peran TKPKD sangat penting sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk merumuskan, merencanakan, dan memantau pelaksanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan.

“Ada beberapa langkah yang sudah kami lakukan, seperti bantuan langsung, program pemberdayaan ekonomi, permodalan untuk UMKM, serta dukungan terhadap petani kopi, peternak, dan nelayan sesuai arahan Bapak Gubernur,” jelasnya.

Kegiatan Rakor TKPKD ini juga menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi nasional dan daerah, di antaranya BAPPENAS, Badan Pusat Statistik Papua, Kementerian Koordinator PMK, Kemendagri, serta BAPPERIDA Papua Tengah. Rakor ini berlangsung selama dua hari, 11–12 November 2025. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News