NABIRE — Sekretaris Komunitas Sastra Papua (Ko’SaPa), Hengky Yeimo, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John N.R. Gobai, atas bantuan lampu baca untuk komunitas dan lapak-lapak baca yang tersebar di Nabire.
Bantuan tersebut diserahkan pada Senin (12/10/2026) untuk mendukung aktivitas literasi, terutama di titik-titik lapak baca yang beroperasi pada sore hingga malam hari. Bantuan itu juga diharapkan dapat menunjang kegiatan kelompok baca dan perpustakaan yang berada di berbagai kompleks permukiman.

Hengky mengatakan, bantuan lampu baca tersebut sangat membantu pegiat literasi, khususnya masyarakat yang memanfaatkan lapak baca sebagai tempat untuk membaca dan memperoleh informasi.
“Atas nama Komunitas Sastra Papua (Ko’SaPa), kami menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada Bapak John N.R. Gobai yang selama ini ikut memantau aktivitas pegiat literasi di Tanah Papua, khususnya di Nabire,” ujar Hengky.
Menurutnya, dukungan terhadap lapak baca merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan literasi di Nabire, Provinsi Papua Tengah. Ketersediaan penerangan yang memadai akan membantu masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, memanfaatkan lapak baca dengan lebih baik.
Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi para pegiat literasi serta masyarakat yang datang membaca buku di berbagai titik lapak baca.
Hengky juga menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh informasi yang berkualitas. Karena itu, keberadaan komunitas literasi perlu terus dikembangkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengakses pengetahuan melalui buku dan berbagai kegiatan membaca.
Menurutnya, lapak-lapak baca yang tersebar di tengah masyarakat perlu mendapat perhatian serius agar keberadaannya tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjangkau lebih banyak pembaca.
Ke depan, ia berharap anak-anak dan generasi muda yang terlibat dalam kegiatan literasi dapat terus mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan karakter mereka melalui kebiasaan membaca.
“Kami berharap adik-adik dapat terus mengembangkan diri melalui kegiatan membaca sehingga tumbuh menjadi pribadi-pribadi berkualitas yang mampu berkontribusi bagi kemajuan Papua, khususnya dalam membangun peradaban orang asli Papua melalui literasi,” tutup Hengky. (MB)







