Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

HUT ke-30 Mimika, Emanuel Kemong Tekankan Pembangunan Modern Tanpa Kehilangan Jati Diri Daerah

Etty Welerbadge-check


					HUT ke-30 Mimika, Emanuel Kemong Tekankan Pembangunan Modern Tanpa Kehilangan Jati Diri Daerah Perbesar

TIMIKA – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan pentingnya menjaga jati diri daerah dan kearifan lokal di tengah pesatnya arus modernisasi. Menurutnya, kemajuan pembangunan Kabupaten Mimika harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur, budaya, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat yang diwariskan para leluhur.

Screenshot 20261012 215539 TikTok

Pesan tersebut disampaikan Emanuel Kemong dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika, usai mengikuti upacara peringatan di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).

Ia menilai, perjalanan tiga dekade Kabupaten Mimika menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat arah pembangunan daerah ke depan. Di tengah perubahan zaman, Mimika dituntut terus berkembang menjadi daerah yang modern tanpa meninggalkan akar budaya dan identitas masyarakatnya.

“Di tengah perkembangan zaman, kita harus mampu melangkah maju tanpa kehilangan jati diri, dengan tetap menjaga kearifan lokal, menghormati hak-hak masyarakat adat, dan menjadikan budaya sebagai bagian penting dalam setiap langkah pembangunan,” tegasnya.

Emanuel menekankan, hakikat pembangunan tidak boleh hanya diukur dari kemajuan fisik, seperti pembangunan jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur penunjang lainnya. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas masyarakat, serta membuka ruang pemberdayaan agar setiap warga memiliki kesempatan untuk hidup mandiri dan menentukan masa depannya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan akan lebih bermakna apabila manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan pedalaman.

Karena itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan merata, sehingga tidak ada masyarakat yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses maupun kondisi geografis.

“Pembangunan harus hadir untuk semua, dari kampung ke kota, dari pesisir hingga pedalaman,” ujarnya.

Memasuki usia ke-30 tahun, Emanuel menyebut Kabupaten Mimika berada pada fase penting untuk memperkuat fondasi pembangunan menuju masa depan yang lebih baik. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga kesinambungan pembangunan demi mewujudkan Mimika yang maju, sejahtera, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Saya berkomitmen bersama Bupati Mimika Johannes Rettob untuk melanjutkan roda pembangunan demi membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih gemilang,” ungkapnya.

Selain pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Emanuel juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan Mimika. Menurutnya, anak-anak muda harus diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keberanian dalam menghadirkan perubahan positif bagi daerah.

Ia berharap generasi muda Mimika tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan zaman, tetapi tampil sebagai pelaku utama pembangunan dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan persatuan.

“Masa depan Mimika ada di tangan kita, terutama generasi muda. Mari kita bangkit dan bersatu membangun Mimika yang modern tetapi tetap berakar, Mimika yang bersih, inklusif, dan visioner,” imbuhnya.

Menutup pesannya dalam peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika, Emanuel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.

Ia menegaskan, Mimika merupakan rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun secara kolektif, bukan hanya untuk kepentingan generasi saat ini, melainkan juga demi masa depan anak cucu.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-30 Kabupaten Mimika. Tiga dekade perjalanan, satu Mimika untuk masa depan. Bangkit, bergerak, berdaya, dan bersatu,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabut Asap Picu Libur Sekolah, Wabup Mimika Pastikan Penyaluran MBG untuk Pelajar Dihentikan Sementara

12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

20261012

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Beri Apresiasi Perintis Kabupaten

12 Oktober 2026 - 13:43 WIB

IMG 20261012 223926

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pemkab Mimika Terapkan PJJ untuk PAUD hingga SD

12 Oktober 2026 - 13:32 WIB

IMG 20261012 WA0028

HUT ke-30 Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan Pembangunan Bukan Hanya Tugas Pemerintah: Semua Harus Bergerak

12 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Screenshot 20261012 215426 TikTok

Curi Aksesori Motor, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Timika

12 Oktober 2026 - 12:42 WIB

IMG 20261012 WA0022
Trending di Headline