Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Dugaan Kecelakaan Baling-Baling, ABK KM Akbar 02 Ditemukan Meninggal

Etty Welerbadge-check


					Dugaan Kecelakaan Baling-Baling, ABK KM Akbar 02 Ditemukan Meninggal Perbesar

TIMIKA – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Akbar 02, Suryono (47), ditemukan meninggal dunia di sekitar Sungai Pelabuhan Lokal Kampung Hiripau, RT 05, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Kamis (8/10/2026) pagi.

Suryono sebelumnya dilaporkan hilang saat proses penurunan KM Akbar 02 dari dok menuju sungai pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIT.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, mengatakan korban sempat membantu proses pengikatan tali kapal setelah KM Akbar 02 berada di sungai.

“Dari keterangan saksi, saat kapal sudah berada di sungai, korban sempat meminta pelampung dan berenang ke seberang sungai untuk membantu mengikat tali kapal,” kata Alex.

Namun, tali tersebut tidak berhasil ditarik sehingga Suryono kembali ke kapal untuk membantu proses pengikatan tali pada perahu lainnya.

Selanjutnya, KM Akbar 02 ditarik menggunakan KM Mandiri. Sejumlah rekan korban juga ikut membantu mendorong kapal dari bagian belakang. Saat proses berlangsung, Suryono tiba-tiba tidak lagi terlihat oleh rekan-rekannya.

Rekan korban sempat mengira Suryono berada di dalam kapal karena yang bersangkutan bertugas sebagai bas. Namun, sekitar pukul 18.00 WIT, mereka bertemu dengan anak korban di sekitar dermaga dan menanyakan keberadaan Suryono.

Anak korban mengaku tidak mengetahui keberadaan ayahnya. Rekan-rekan Suryono kemudian mengantarkan anak tersebut ke rumah dan menanyakan keberadaan korban kepada istrinya. Dari keterangan keluarga, Suryono ternyata belum pulang.

Pencarian kemudian dilakukan oleh rekan-rekan korban di sekitar kapal dan kawasan pelabuhan. Namun, hingga malam hari, Suryono belum ditemukan.

Sekitar pukul 21.50 WIT, Supardi selaku saksi sekaligus pelapor bersama seorang rekannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mimika Timur.

Personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pencarian. Namun, pencarian belum membuahkan hasil karena kondisi air sungai sedang naik.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis pagi. Sekitar pukul 06.55 WIT, Supardi bersama lima rekannya mendatangi Polsek Mimika Timur dan melaporkan bahwa Suryono telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terapung di sekitar sungai Pelabuhan Lokal Kampung Hiripau.

Personel Polsek Mimika Timur yang dipimpin Aipda Luis Sroyer kemudian menuju lokasi. Sekitar pukul 07.20 WIT, petugas bersama masyarakat melakukan evakuasi terhadap bagian tubuh korban yang ditemukan secara terpisah.

Petugas selanjutnya melakukan pencarian terhadap bagian tubuh lainnya yang belum ditemukan, termasuk bagian paha kiri. Pencarian dilakukan menggunakan mesin alkon untuk menguras air di area kolam yang berada di dekat sungai.

“Hingga sekitar pukul 08.30 WIT, bagian tubuh lainnya belum ditemukan dan diduga terbawa arus sungai,” jelas Kapolsek.

Sekitar pukul 08.53 WIT, bagian tubuh korban yang telah ditemukan dimasukkan ke dalam kantong jenazah. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan mobil jenazah KKSS menuju RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi awal kepolisian, Suryono diduga mengalami kecelakaan kerja setelah terkena baling-baling mesin kapal saat proses penurunan KM Akbar 02 dari dok menuju sungai.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab serta kronologi pasti kejadian tersebut.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan kecelakaan kerja serta tidak mempersoalkannya sebagai tindak pidana.

Saat ini jenazah Suryono telah berada di RSUD Mimika. Berdasarkan keterangan keluarga, korban rencananya akan dimakamkan di TPU SP1.(IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Api Membesar, Warga Bobol Pintu Rumah untuk Selamatkan Barang

9 Oktober 2026 - 14:45 WIB

IMG 20261009 WA0045

Penyaluran Minyak Tanah Subsidi di Mimika Mulai Diatur Lewat Barcode e-Mitan

9 Oktober 2026 - 14:27 WIB

IMG 20261009 WA0018

Pemkab Mimika Gelar Rakor JDIH se-Papua Raya 2026, Dorong Transformasi Digital Informasi Hukum

9 Oktober 2026 - 14:16 WIB

IMG 20261009 WA0017

Target Eliminasi Malaria 2030, Dinkes Mimika Dorong Pencegahan Malaria Sejak Dini

9 Oktober 2026 - 14:12 WIB

IMG 20261009 WA0014

DWP Kabupaten Mimika Rampungkan Raker, 20 Program Kerja Disiapkan untuk 2027

9 Oktober 2026 - 14:08 WIB

IMG 20261009 225736
Trending di Headline