Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Api Membesar, Warga Bobol Pintu Rumah untuk Selamatkan Barang

Etty Welerbadge-check


					Api Membesar, Warga Bobol Pintu Rumah untuk Selamatkan Barang Perbesar

TIMIKA – Warga berupaya menyelamatkan sejumlah barang dari sebuah rumah yang terbakar di Jalan Sultan Nuku, Nawaripi Dalam, dekat Sekolah Kalam Kudus, Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 20.50 WIT. Karena kobaran api semakin membesar, warga terpaksa membobol pintu rumah untuk menjangkau barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sekretaris Kampung Mawokau Jaya, Emanuel Alexander Retob, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut saat dalam perjalanan pulang setelah beraktivitas di kantor kampung. Setibanya di sekitar lokasi, ia melihat kobaran api disertai asap tebal dari rumah tersebut.

Emanuel mengaku sempat terkejut melihat kondisi itu. Saat pertama kali mendatangi lokasi, jumlah warga yang berada di tempat kejadian masih sekitar lima hingga enam orang.

Menurutnya, rumah tersebut dalam keadaan kosong ketika kebakaran terjadi. Penghuni rumah, seorang ibu bersama anaknya, diketahui sedang tidak berada di lokasi.

Warga sempat berusaha memastikan apakah masih ada orang di dalam rumah. Namun, setelah tidak mendapat jawaban, perhatian mereka beralih untuk menyelamatkan barang-barang yang masih memungkinkan untuk dikeluarkan.

Melihat api yang terus membesar, Emanuel meminta warga membobol pintu rumah agar bisa masuk dan mengamankan sejumlah barang sebelum api menjalar lebih luas.

“Kami bobol pintunya karena api tambah besar. Kami berusaha menyelamatkan barang-barang di dalam yang masih bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Di tengah situasi tersebut, warga juga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Air diambil dari toilet untuk menyiram bagian rumah yang terbakar. Namun, upaya pemadaman secara manual itu belum mampu mengendalikan kobaran api.

Warga kemudian menggunakan pasir yang tersedia di samping rumah untuk membantu meredam api. Upaya tersebut dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Emanuel menyebut, pasir yang digunakan merupakan pasir sebanyak satu rit yang berada di sekitar rumah.

“Puji Tuhan, ada pasir satu rit di samping rumah yang kami pakai untuk membantu meredam api. Akhirnya api mulai mereda,” katanya.

Sekitar 20 menit setelah kebakaran diketahui, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Saat petugas datang, api masih menyala dan selanjutnya dilakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Mengenai penyebab kebakaran, Emanuel mengatakan dirinya belum dapat memastikan sumber api. Ia mengaku sempat melihat kobaran api di bagian pojok belakang rumah serta percikan api pada kabel di rumah induk yang terhubung dengan bangunan rumah papan.

“Saya sempat melihat api di ujung rumah, di pojok belakang. Saya juga sempat melihat percikan api di kabel rumah induk, yaitu rumah besar yang tersambung dengan rumah papan. Jadi, saya belum tahu pasti penyebabnya seperti apa,” jelasnya.

Usai api padam, warga pun bergotong royong untuk memasukan kembali barang-barang yang sempat diselamatkan ke dalam gudang.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak berwenang perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api. Sementara itu, informasi mengenai total kerugian material dan kondisi bangunan pascakebakaran belum diperoleh. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran Minyak Tanah Subsidi di Mimika Mulai Diatur Lewat Barcode e-Mitan

9 Oktober 2026 - 14:27 WIB

IMG 20261009 WA0018

Pemkab Mimika Gelar Rakor JDIH se-Papua Raya 2026, Dorong Transformasi Digital Informasi Hukum

9 Oktober 2026 - 14:16 WIB

IMG 20261009 WA0017

Target Eliminasi Malaria 2030, Dinkes Mimika Dorong Pencegahan Malaria Sejak Dini

9 Oktober 2026 - 14:12 WIB

IMG 20261009 WA0014

DWP Kabupaten Mimika Rampungkan Raker, 20 Program Kerja Disiapkan untuk 2027

9 Oktober 2026 - 14:08 WIB

IMG 20261009 225736

DWP Kabupaten Mimika Gelar Raker Tahun 2026, Perkuat Program Kerja dan Peran Keluarga ASN

9 Oktober 2026 - 13:29 WIB

IMG 20261009 222840
Trending di Headline