DEIYAI — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap tenaga kontrak yang tidak disiplin dan tidak melaksanakan tugas. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Gabungan ASN, CPNS, THK II, PPPK, dan tenaga kontrak, Senin (5/10/2026).
Bupati mengatakan, seluruh tenaga kontrak yang telah masuk dalam Surat Keputusan (SK) harus menunjukkan tanggung jawab melalui kehadiran dan pelaksanaan tugas di masing-masing kantor.
“Mulai hari ini, yang ada di kantor-kantor harus benar-benar melaksanakan tugas. Semua sudah masuk dalam SK,” katanya.
Ia menegaskan akan mempertahankan tenaga kontrak yang rajin dan bekerja dengan baik. Sebaliknya, mereka yang tidak pernah hadir akan mendapatkan tindakan tegas.
“Saya akan mempertahankan mereka yang rajin. Yang tidak pernah datang, nanti saya akan coret,” ujarnya.
Bupati menegaskan evaluasi tersebut tidak akan dipengaruhi hubungan keluarga maupun kepentingan politik.
“Saya tidak akan melihat sisi keluarga, partai politik, suara, dan lain sebagainya. Aturan harus diberlakukan,” tegasnya.
Selain tenaga kontrak, Bupati juga mengingatkan para guru agar menjalankan tugas dengan baik. Ia menyebut pemerintah telah memberikan dukungan pembayaran kepada guru dan meminta kegiatan belajar mengajar tidak terganggu oleh persoalan internal.
Menurutnya, apabila terdapat sekolah yang melakukan pemalangan sementara kegiatan belajar mengajar tidak berjalan dengan baik, maka pemerintah akan mengambil langkah tegas.
Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang mempersiapkan Program Mapega di tingkat provinsi. Ia berharap program tersebut dapat berjalan dan menegaskan bahwa guru yang diusulkan harus benar-benar rajin serta melaksanakan tugas.
“Saya mau guru-guru yang rajin dan benar-benar melaksanakan tugas,” katanya.
Bupati berharap kebijakan disiplin tersebut dapat mendorong aparatur dan tenaga pendidik untuk meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (SK)






