TIMIKA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum bagi Kodim 1710/Mimika untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat di Kabupaten Mimika.
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf. Teuku Jozanda, mengatakan momentum HUT TNI tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang perjalanan pengabdian TNI, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Bagi kami di Kodim 1710/Mimika, peringatan HUT TNI merupakan momentum untuk bersyukur sekaligus mengevaluasi pengabdian kepada bangsa dan negara. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaksanaan tugas tetap berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, berorientasi pada kepentingan bangsa, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, kepercayaan rakyat merupakan amanah yang harus dijaga oleh setiap prajurit melalui sikap, tindakan, dan pengabdian sehari-hari. Karena itu, keberadaan TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata, membantu mengatasi kesulitan masyarakat, memperkuat persatuan, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan damai di Mimika.
Dandim juga menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme bagi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas. Setiap personel diminta untuk memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
“Saya menekankan kepada seluruh prajurit agar memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Tingkatkan kemampuan melalui latihan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, patuhi hukum, serta jaga disiplin dalam setiap tindakan,” tegasnya.
Ia mengatakan profesionalisme prajurit juga harus diwujudkan dengan menghormati hak asasi manusia serta menjaga netralitas TNI. Dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat, prajurit harus mampu menjadi teladan dengan mengedepankan sikap santun serta menghormati nilai-nilai sosial, adat, dan budaya setempat.
“Dalam berhubungan dengan masyarakat, prajurit harus santun, mendengarkan aspirasi, menghormati adat dan budaya setempat, serta membantu tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun latar belakang. Jangan melakukan tindakan yang menyakiti hati rakyat,” kata Letkol Inf. Teuku Jozanda.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kodim 1710/Mimika terus melaksanakan pembinaan teritorial sebagai bagian dari tugas pertahanan negara. Melalui Koramil dan Babinsa, jajaran Kodim membangun komunikasi dengan masyarakat, mengenali berbagai persoalan di wilayah, serta memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat.
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Kodim 1710/Mimika mengedepankan komunikasi serta langkah-langkah pencegahan konflik. Setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Bantuan kepada Polri dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mekanisme penugasan yang berlaku,” jelasnya.
Selain menjalankan tugas di bidang teritorial dan keamanan, Kodim 1710/Mimika juga berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta upaya mengatasi kesulitan masyarakat sesuai tugas dan kewenangan TNI.
Dalam rangka HUT TNI tahun ini, Kodim 1710/Mimika telah melaksanakan sejumlah kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain pengembangan UMKM, donor darah, khitanan massal, hingga penanaman pohon mangrove di Poumako.
Dandim mengatakan berbagai kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan UMKM, kami mendukung pengembangan usaha masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal. Donor darah dan khitanan massal merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, sedangkan penanaman mangrove menjadi kontribusi bersama untuk menjaga ekosistem pesisir dan membantu mengurangi risiko abrasi,” tuturnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT TNI tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Mimika.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memastikan bahwa momentum HUT TNI membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Mimika,” ujarnya.
Letkol Inf. Teuku Jozanda menegaskan, semangat pengabdian kepada masyarakat harus terus dijaga dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya pada momentum peringatan HUT TNI.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini semakin memperkuat semangat pengabdian prajurit dan membawa manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Semangat tersebut akan terus kami wujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” pungkasnya.(IT)







