Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Polisi Sudah Kantongi dan Buru Pelaku Utama Pembunuhan Tukang Ojek

Etty Welerbadge-check


					Polisi Sudah Kantongi dan Buru Pelaku Utama Pembunuhan Tukang Ojek Perbesar

TIMIKA — Kasus pembunuhan tukang ojek berinisial S.K. yang ditemukan tewas di kawasan Jalan Amungsa Indah, belakang Keuskupan, Kabupaten Mimika, pada 25 Juli 2026, memasuki babak baru.

Polres Mimika kini telah mengamankan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam pengembangan kasus tersebut. Sementara itu, sosok yang diduga sebagai pelaku utama masih dalam pengejaran polisi.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Putut Yudha Pratama, mengungkapkan bahwa penyidik telah mengantongi identitas sekaligus lokasi keberadaan pelaku utama.

“Ya, sudah tiga totalnya,” ujar Putut, Senin (7/9/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda. Dua orang diketahui berprofesi sebagai sopir, sementara satu tersangka lainnya disebut ikut dalam perjalanan bersama rombongan.

“Perannya dua sopir, satu ikut,” jelasnya.

Meski identitas dan lokasi pelaku utama telah diketahui, polisi belum melakukan penangkapan. Penyidik masih melakukan pendalaman dan perhitungan untuk menentukan langkah yang tepat sebelum melakukan penggerebekan atau penangkapan.

“Kita sudah kantongi data dengan namanya, tempatnya pun kita sudah kantongi juga. Namun kita masih melakukan perhitungan yang lebih mendalam lagi untuk melakukan penggerebekan atau penangkapan,” kata Putut.

Polisi juga menemukan fakta bahwa kasus tersebut diduga melibatkan banyak orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap para pihak yang berkaitan dengan perkara, jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 14 orang.

“Dari hasil daripada kita melakukan pemeriksaan, sekitar 14 orang,” ungkapnya.

Terkait dua tersangka yang berprofesi sebagai sopir, Putut menegaskan bahwa keduanya bukan pemilik kendaraan yang digunakan dalam perjalanan. Mobil tersebut merupakan kendaraan rental.

“Sopirnya yang ikut diajak. Bukan pemilik mobil. Mobilnya sewa, mobilnya sewa rental,” jelas Putut.

Kepada penyidik, kedua sopir tersebut sementara mengaku hanya diminta membawa kendaraan dan kemudian ikut bersama rombongan. Namun, polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk mengungkap secara pasti peran dan tingkat keterlibatan masing-masing orang.

“Untuk keterangan saat ini karena kita masih baru mengamankan tiga, jadi keterangan dari mereka, mereka hanya sopir saja yang diajak, ikut,” pungkasnya.

Penyidikan kasus ini masih terus berjalan. Polisi juga masih memburu pelaku utama yang identitas dan lokasi keberadaannya telah berhasil dipetakan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261005 WA0032

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029
Trending di Headline