TIMIKA — Kasus pembunuhan tukang ojek berinisial S.K. yang ditemukan tewas di kawasan Jalan Amungsa Indah, belakang Keuskupan, Kabupaten Mimika, pada 25 Juli 2026, memasuki babak baru.
Polres Mimika kini telah mengamankan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam pengembangan kasus tersebut. Sementara itu, sosok yang diduga sebagai pelaku utama masih dalam pengejaran polisi.
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Putut Yudha Pratama, mengungkapkan bahwa penyidik telah mengantongi identitas sekaligus lokasi keberadaan pelaku utama.
“Ya, sudah tiga totalnya,” ujar Putut, Senin (7/9/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda. Dua orang diketahui berprofesi sebagai sopir, sementara satu tersangka lainnya disebut ikut dalam perjalanan bersama rombongan.
“Perannya dua sopir, satu ikut,” jelasnya.
Meski identitas dan lokasi pelaku utama telah diketahui, polisi belum melakukan penangkapan. Penyidik masih melakukan pendalaman dan perhitungan untuk menentukan langkah yang tepat sebelum melakukan penggerebekan atau penangkapan.
“Kita sudah kantongi data dengan namanya, tempatnya pun kita sudah kantongi juga. Namun kita masih melakukan perhitungan yang lebih mendalam lagi untuk melakukan penggerebekan atau penangkapan,” kata Putut.
Polisi juga menemukan fakta bahwa kasus tersebut diduga melibatkan banyak orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap para pihak yang berkaitan dengan perkara, jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 14 orang.
“Dari hasil daripada kita melakukan pemeriksaan, sekitar 14 orang,” ungkapnya.
Terkait dua tersangka yang berprofesi sebagai sopir, Putut menegaskan bahwa keduanya bukan pemilik kendaraan yang digunakan dalam perjalanan. Mobil tersebut merupakan kendaraan rental.
“Sopirnya yang ikut diajak. Bukan pemilik mobil. Mobilnya sewa, mobilnya sewa rental,” jelas Putut.
Kepada penyidik, kedua sopir tersebut sementara mengaku hanya diminta membawa kendaraan dan kemudian ikut bersama rombongan. Namun, polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk mengungkap secara pasti peran dan tingkat keterlibatan masing-masing orang.
“Untuk keterangan saat ini karena kita masih baru mengamankan tiga, jadi keterangan dari mereka, mereka hanya sopir saja yang diajak, ikut,” pungkasnya.
Penyidikan kasus ini masih terus berjalan. Polisi juga masih memburu pelaku utama yang identitas dan lokasi keberadaannya telah berhasil dipetakan. (IT)






