Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire

Headline

Penembakan Konvoi Kendaraan Karyawan PT Freeport Terjadi di Mile 60, Tidak Ada Korban Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Penembakan Konvoi Kendaraan Karyawan PT Freeport Terjadi di Mile 60, Tidak Ada Korban Jiwa Perbesar

TIMIKA — Aksi penembakan terjadi terhadap konvoi kendaraan karyawan PT Freeport Indonesia di jalur Mile 60, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.05 WIT.

Berdasarkan informasi yang diperoleh konvoi tersebut diketahui bergerak dari kawasan Highland di Mile 68 menuju kawasan Lowland. Dalam insiden tersebut, dua unit bus karyawan dan satu unit mobil box/cargo yang mengangkut barang milik penumpang atau karyawan menjadi sasaran tembakan.

Meski terjadi aksi penembakan, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Pasca penembakan, lima unit bus yang berada di bagian belakang konvoi ditarik kembali menuju kawasan Highland. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko keamanan lebih lanjut di jalur perjalanan.

Sementara itu, tiga kendaraan yang berada di bagian depan konvoi dan telah terkena tembakan tetap melanjutkan perjalanan menuju kawasan Lowland hingga berhasil keluar dari lokasi kejadian.

Setibanya di Lowland, ketiga kendaraan tersebut kemudian diamankan dan diarahkan menuju Mile 32 untuk mendapatkan pengamanan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Insiden tersebut menyebabkan aktivitas perjalanan kendaraan karyawan pada jalur Mile 68 ke Lowland terganggu. Selain itu, dua bus dan satu kendaraan cargo terdampak akibat aksi penembakan.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan adanya insiden penembakan tersebut.

“Benar, tidak ada korban jiwa. Yang terkena tembak dua bus dan satu mobil box cargo yang mengangkut barang penumpang karyawan yang akan naik pesawat,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, setelah terjadi penembakan, lima unit bus yang berada di bagian belakang konvoi ditarik kembali menuju kawasan Highland. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko keamanan lebih lanjut di jalur perjalanan.(IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perketat Kwamki Narama, Sweeping Alat Perang Digelar di Sejumlah Titik

2 September 2026 - 04:27 WIB

IMG 20260902 WA0029

Gubernur Papua Tengah Ajak ASN dan Masyarakat Doa dan Puasa Massal Hadapi Dampak El Nino

2 September 2026 - 04:20 WIB

IMG 20260902 WA0027

PASTI-Papua Dorong Integrasi Data Stunting di Empat Distrik Kabupaten Nabire

2 September 2026 - 04:17 WIB

IMG 20260902 WA0023

Wakil Bupati Nabire: Data Stunting Harus Jadi Dasar Penentuan Intervensi

2 September 2026 - 04:14 WIB

IMG 20260902 WA0021

Patroli Polres Mimika di Kwamki Narama Diganggu Lemparan Batu dan Anak Panah

2 September 2026 - 03:57 WIB

IMG 20260902 WA0016
Trending di Headline