TIMIKA — Aksi penembakan terjadi terhadap konvoi kendaraan karyawan PT Freeport Indonesia di jalur Mile 60, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.05 WIT.
Berdasarkan informasi yang diperoleh konvoi tersebut diketahui bergerak dari kawasan Highland di Mile 68 menuju kawasan Lowland. Dalam insiden tersebut, dua unit bus karyawan dan satu unit mobil box/cargo yang mengangkut barang milik penumpang atau karyawan menjadi sasaran tembakan.
Meski terjadi aksi penembakan, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Pasca penembakan, lima unit bus yang berada di bagian belakang konvoi ditarik kembali menuju kawasan Highland. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko keamanan lebih lanjut di jalur perjalanan.
Sementara itu, tiga kendaraan yang berada di bagian depan konvoi dan telah terkena tembakan tetap melanjutkan perjalanan menuju kawasan Lowland hingga berhasil keluar dari lokasi kejadian.
Setibanya di Lowland, ketiga kendaraan tersebut kemudian diamankan dan diarahkan menuju Mile 32 untuk mendapatkan pengamanan serta pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden tersebut menyebabkan aktivitas perjalanan kendaraan karyawan pada jalur Mile 68 ke Lowland terganggu. Selain itu, dua bus dan satu kendaraan cargo terdampak akibat aksi penembakan.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan adanya insiden penembakan tersebut.
“Benar, tidak ada korban jiwa. Yang terkena tembak dua bus dan satu mobil box cargo yang mengangkut barang penumpang karyawan yang akan naik pesawat,” katanya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, setelah terjadi penembakan, lima unit bus yang berada di bagian belakang konvoi ditarik kembali menuju kawasan Highland. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko keamanan lebih lanjut di jalur perjalanan.(IT)






