Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Gubernur Papua Tengah Ajak ASN dan Masyarakat Doa dan Puasa Massal Hadapi Dampak El Nino

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Ajak ASN dan Masyarakat Doa dan Puasa Massal Hadapi Dampak El Nino Perbesar

NABIRE — Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di Papua Tengah untuk mengikuti gerakan doa dan puasa massal sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino.

Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Meki Nawipa melalui pernyataannya pada Rabu (2/9/2026). Ia mengatakan kondisi El Nino saat ini telah berdampak terhadap sejumlah persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat di Papua Tengah.

“Saat ini kita sedang menghadapi kondisi cuaca ekstrem El Nino yang berdampak pada kekeringan, kebakaran hutan dan lahan serta embun beku yang terjadi di sejumlah wilayah Papua Tengah,” ujar Meki Nawipa.

Ia mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam gerakan doa dan puasa massal yang akan dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIT.

Menurutnya, pelaksanaan doa dan puasa disesuaikan dengan agama, keyakinan, serta tata cara peribadatan masing-masing.

Bagi umat Kristen dan Katolik, kegiatan dilakukan melalui doa dan puasa. Umat Islam dapat melaksanakan doa atau salat istisqa, zikir, serta puasa sunah. Sementara umat Hindu dapat mengikuti persembahyangan dan upawasa atau brata.

Adapun umat Buddha diarahkan mengikuti puja bakti, meditasi, pembacaan parita dan sutra serta uposatha.

Meki juga meminta para kepala perangkat daerah memberikan fleksibilitas kepada ASN yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk melalui kebijakan Work From Home (WFH), dengan tetap memperhatikan disiplin kerja.

“Dengan tidak mengganggu disiplin kerja serta pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan secara optimal,” tegasnya.

Gubernur berharap gerakan doa dan puasa lintas agama tersebut menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Papua Tengah untuk bergandengan tangan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi.

“Mari kita bergandeng tangan berdoa bersama demi keselamatan serta pemulihan tanah Papua Tengah yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk bersama-sama memohon keselamatan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap dampak kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta embun beku yang terjadi di sejumlah wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ambulans Agimuga Rusak, Dinkes Mimika Siapkan Kendaraan Baru

11 September 2026 - 06:47 WIB

IMG 20260911 WA0000

Prokopim Mimika Sukses Gelar Rakor Protokol 2026, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Pemerintah

11 September 2026 - 06:42 WIB

20260908

BULD DPD RI Dorong Perda di Daerah Lebih Responsif dan Berpihak pada Masyarakat

10 September 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260910 WA0033

Pesan Gubernur Meki Nawipa untuk Masyarakat: “Saya Tidak Kasih Uang, tetapi Saya Kasih Program”

10 September 2026 - 13:33 WIB

WhatsApp Image 2026 09 07 at 15.52.30

Pimpinan II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Wagub Deinas Geley ke Paniai

10 September 2026 - 12:56 WIB

IMG 20260910 WA0030
Trending di Headline