Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Bhabinkamtibmas Harus Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Bhabinkamtibmas Harus Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat Perbesar

NABIRE – Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., menegaskan pentingnya penguatan peran pembinaan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Analisis dan Evaluasi (Anev) Ditbinmas Polda Papua Tengah yang berlangsung di Ruang Dirbinmas Polda Papua Tengah, Selasa (1/9/2026).

IMG 20260901 WA0152

Anev tersebut membahas sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan tugas Ditbinmas, mulai dari evaluasi personel, sarana dan prasarana, pelaksanaan pembinaan masyarakat, kegiatan Bhabinkamtibmas, pengamanan swakarsa melalui Satpam, hingga penyerapan anggaran.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan bahwa fungsi pembinaan masyarakat tidak boleh hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan rutin dan administratif. Sebaliknya, jajaran Binmas dituntut mampu hadir dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Bhabinkamtibmas harus menjadi problem solver. Setiap potensi konflik harus dideteksi dan diselesaikan sejak dini dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif,” tegas Gustav.

Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat harus memberikan dampak nyata, terutama dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Karena itu, Wakapolda meminta jajaran Ditbinmas meningkatkan monitoring situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing. Pemanfaatan personel dan sarana prasarana juga harus dilakukan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Penguatan komunikasi dan koordinasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat masyarakat melalui pendekatan dialogis, persuasif, dan preventif.

Anev Ditbinmas ini sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk memastikan setiap program dan kegiatan pembinaan masyarakat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Polda Papua Tengah berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang mampu memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ambulans Agimuga Rusak, Dinkes Mimika Siapkan Kendaraan Baru

11 September 2026 - 06:47 WIB

IMG 20260911 WA0000

Prokopim Mimika Sukses Gelar Rakor Protokol 2026, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Pemerintah

11 September 2026 - 06:42 WIB

20260908

BULD DPD RI Dorong Perda di Daerah Lebih Responsif dan Berpihak pada Masyarakat

10 September 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260910 WA0033

Pesan Gubernur Meki Nawipa untuk Masyarakat: “Saya Tidak Kasih Uang, tetapi Saya Kasih Program”

10 September 2026 - 13:33 WIB

WhatsApp Image 2026 09 07 at 15.52.30

Pimpinan II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Wagub Deinas Geley ke Paniai

10 September 2026 - 12:56 WIB

IMG 20260910 WA0030
Trending di Headline