Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire

Headline

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Bhabinkamtibmas Harus Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Bhabinkamtibmas Harus Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat Perbesar

NABIRE – Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., menegaskan pentingnya penguatan peran pembinaan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Analisis dan Evaluasi (Anev) Ditbinmas Polda Papua Tengah yang berlangsung di Ruang Dirbinmas Polda Papua Tengah, Selasa (1/9/2026).

IMG 20260901 WA0152

Anev tersebut membahas sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan tugas Ditbinmas, mulai dari evaluasi personel, sarana dan prasarana, pelaksanaan pembinaan masyarakat, kegiatan Bhabinkamtibmas, pengamanan swakarsa melalui Satpam, hingga penyerapan anggaran.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan bahwa fungsi pembinaan masyarakat tidak boleh hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan rutin dan administratif. Sebaliknya, jajaran Binmas dituntut mampu hadir dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Bhabinkamtibmas harus menjadi problem solver. Setiap potensi konflik harus dideteksi dan diselesaikan sejak dini dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif,” tegas Gustav.

Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat harus memberikan dampak nyata, terutama dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Karena itu, Wakapolda meminta jajaran Ditbinmas meningkatkan monitoring situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing. Pemanfaatan personel dan sarana prasarana juga harus dilakukan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Penguatan komunikasi dan koordinasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat masyarakat melalui pendekatan dialogis, persuasif, dan preventif.

Anev Ditbinmas ini sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk memastikan setiap program dan kegiatan pembinaan masyarakat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Polda Papua Tengah berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang mampu memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perketat Kwamki Narama, Sweeping Alat Perang Digelar di Sejumlah Titik

2 September 2026 - 04:27 WIB

IMG 20260902 WA0029

Gubernur Papua Tengah Ajak ASN dan Masyarakat Doa dan Puasa Massal Hadapi Dampak El Nino

2 September 2026 - 04:20 WIB

IMG 20260902 WA0027

PASTI-Papua Dorong Integrasi Data Stunting di Empat Distrik Kabupaten Nabire

2 September 2026 - 04:17 WIB

IMG 20260902 WA0023

Wakil Bupati Nabire: Data Stunting Harus Jadi Dasar Penentuan Intervensi

2 September 2026 - 04:14 WIB

IMG 20260902 WA0021

Patroli Polres Mimika di Kwamki Narama Diganggu Lemparan Batu dan Anak Panah

2 September 2026 - 03:57 WIB

IMG 20260902 WA0016
Trending di Headline