TIMIKA – Penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi kini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. Kedua penyakit tersebut telah masuk dalam daftar 10 besar penyakit di Kabupaten Mimika berdasarkan data rekapan dinas kesehatan.
Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan, Kefarmasian, dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Farida, mengatakan meningkatnya kasus DM dan hipertensi menunjukkan adanya perubahan pola penyakit di masyarakat.
Menurutnya, konsumsi makanan instan yang tinggi bahan pengawet, garam, dan pemanis buatan semakin meningkat. Di sisi lain, masyarakat juga cenderung kurang bergerak, jarang berolahraga, dan memiliki waktu istirahat yang tidak teratur.
“Dulu, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya, lebih banyak dikaitkan dengan faktor keturunan dan usia. Tetapi sekarang gaya hidup menjadi faktor paling banyak yang menentukan,” ucapnya.
Farida menegaskan, perencanaan pengadaan obat dan pelayanan kesehatan ke depan harus mampu mengakomodasi kebutuhan penanganan penyakit tidak menular, di samping tetap mempertahankan upaya pengendalian penyakit menular.
Ia juga berharap agar seluruh Faskes memperkuat edukasi dan rutin melakukan promosi kesehatan. sehat. Menurut Farida, kegiatan Car Free Day setiap hari Sabtu menjadi salah satu sarana efektif untuk mendorong masyarakat lebih aktif bergerak sekaligus sebagai media promosi kesehatan.
“Kalau itu bisa berjalan efektif dan berkelanjutan, itu akan membantu bidang kesehatan karena edukasinya langsung dipraktikkan. Kami berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan,” tutupnya. (Cr2)






