Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Pemkab Mimika dan PTFI Tutup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Sinergi Kunci Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika dan PTFI Tutup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Sinergi Kunci Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi menutup rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026 di Pelataran Gedung Emeneme Yauware, Sabtu (6/6/2026). Penutupan ini menjadi penegas komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.

Dalam sambutannya, Vice President Environmental Division PTFI, Gesang Setiyadi menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. Seluruh rangkaian kegiatan peringatan ini menunjukkan bahwa perlindungan alam membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat luas.

Hal ini sejalan dengan tema internasional “Be The Solution Not The Pollution”, yang mengajak setiap orang berperan aktif menjadi solusi, bukan sumber pencemaran.

 “Setiap orang punya peran penting menciptakan lingkungan bersih dan berkelanjutan. Kita tidak harus memulai dari hal besar, cukup mulai dari langkah sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya,” ujar Gesang.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membiasakan menghemat energi dan air, serta memperbanyak tanaman agar lingkungan tetap asri. Menurutnya, peringatan HLHS tahun ini menjadi pendorong agar komitmen berubah menjadi aksi nyata dalam keseharian.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Mimika, Herry Onawame, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin baik antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Ia menekankan bahwa meski rangkaian acara telah usai, tanggung jawab menjaga alam harus terus berlanjut.

Selama peringatan berlangsung, berbagai materi edukasi telah dipamerkan, mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan barang daur ulang, hingga pengenalan teknologi ramah lingkungan. Herry berharap program pembinaan lingkungan yang menyentuh tingkat keluarga dapat terus digalakkan.

 “Segala hal yang telah dipamerkan harus bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. Kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan pelaku usaha, mari terus bersinergi menjaga kelestarian ekosistem tanah ini demi masa depan generasi mendatang,” tegasnya.

Perlu diketahui, peringatan HLHS tahun ini tidak hanya berfokus pada seremoni penutupan saja. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 8 Mei 2026 dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Berbagai aktivitas digelar, seperti aksi bersih-bersih, penyuluhan lingkungan di sekolah, penanaman pohon, pelepasan benih ikan, webinar, diskusi publik, hingga wisata edukasi hutan bakau untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Timika, Kepala Basarnas Cek Kesiapan Kantor SAR Hadapi Potensi Kedaruratan

31 Oktober 2026 - 13:11 WIB

20261030

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

31 Oktober 2026 - 12:21 WIB

IMG 20261031 WA0018

Papua Tengah Usulkan Ambulans Darat, Kemenkes Respons dengan Rencana Helikopter Medis

31 Oktober 2026 - 12:16 WIB

IMG 20261031 WA0017

Kementerian Kesehatan Respons Usulan Rehabilitasi 54 Puskesmas di Papua Tengah

31 Oktober 2026 - 12:06 WIB

IMG 20261031 WA0016

Papua Tengah Siapkan Lahan 20 Hektare, Rumah Sakit Besar Ditargetkan Dibangun 2027

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

IMG 20261031 WA0015
Trending di Headline