Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Pemprov Papua Tengah Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Meki Nawipa Ajak Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Meki Nawipa Ajak Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup Perbesar

Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar upacara di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (1/6/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, dan dihadiri unsur TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

IMG 20260601 WA0072

Dalam amanatnya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.

“Pada hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Meki Nawipa.

Ia menjelaskan bahwa tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, menegaskan relevansi nilai-nilai Pancasila tidak hanya dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.

Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian dunia, perkembangan teknologi, hingga dinamika geopolitik internasional.

“Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

 

IMG 20260601 WA0076

Ia menilai nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan serta menyelesaikan berbagai konflik.

“Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, peran Indonesia dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Meki Nawipa juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berpijak pada nilai moral dan kemanusiaan. Ia mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai “living ideology” atau ideologi yang hidup dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Jangan membiarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, dalam cara kita bekerja, melayani, dan membangun bangsa,” tegasnya.

Kepada para penyelenggara pemerintahan, ia berpesan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan harus berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memberikan perlindungan bagi kelompok yang paling membutuhkan.

IMG 20260601 WA0067

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Menutup sambutannya, Meki Nawipa mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik Indonesia yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku, Merdeka,” pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi simbol komitmen bersama seluruh komponen masyarakat Papua Tengah dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

23 Calon Anggota BPK Bakal Diuji Komite IV DPD RI Akhir September

12 September 2026 - 05:54 WIB

FB IMG

Ketua Komite IV DPD RI Apresiasi Program Pembukaan Rekening untuk 200 Juta Warga, BPD Jangan Ditinggalkan

12 September 2026 - 05:49 WIB

Q

Mama Makdalena Masih Membaca di Usia 56 Tahun, Jadi Tamparan bagi Kemalasan Anak Muda

11 September 2026 - 13:29 WIB

IMG 20260911 WA0015

Penyulutan Obor Prasetya Tandai Peringatan HUT ke-81 RRI di Nabire

11 September 2026 - 13:26 WIB

IMG 20260911 WA0002

Pemkab Nabire Percepat Program Pengembangan Padi PM-AAS Seluas 567 Hektare

11 September 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260911 WA0001
Trending di Headline