NABIRE – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Tengah Yuni Wonda menegaskan pentingnya konsolidasi partai hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ke-53 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nabire yang berlangsung di Aula Maranatha Malompo Nabire, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung slogan “Disanalah Aku Berdiri, Untuk Selamanya” dan dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nabire Nancy Karolin Worabay, Ketua DPR Papua Tengah, Bupati Nabire, serta seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Nabire.
Dalam sambutannya, Yuni Wonda mengatakan pelaksanaan Musancab merupakan amanat partai berdasarkan Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025 hasil Kongres PDI Perjuangan di Bali yang mewajibkan seluruh tingkatan pengurus melaksanakan konsolidasi organisasi.
“Musyawarah anak cabang ini merupakan tugas besar partai dalam rangka konsolidasi mulai dari DPD, DPC, PAC, ranting hingga anak ranting,” ujar Yuni Wonda.
Ia menegaskan bahwa konsolidasi bukan hanya soal pembagian jabatan dalam struktur partai, melainkan bagaimana seluruh kader bekerja bersama untuk membesarkan partai dan memenangkan kontestasi politik mendatang.
“Kita tidak bicara siapa ketua, sekretaris atau bendahara. Tugas kita adalah bagaimana kebersamaan dan konsolidasi itu dilakukan untuk kerja partai sehingga mampu menghasilkan kemenangan partai,” katanya.
Menurut Yuni Wonda, arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sangat jelas yakni seluruh kader harus turun langsung ke masyarakat dan akar rumput.
“Turun ke lapangan, turun ke rakyat, turun ke masyarakat dan turun ke akar rumput. Itu merupakan perintah partai,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Yuni Wonda juga memberikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nabire atas capaian politik pada Pemilu sebelumnya yang dinilai mencatat sejarah baru bagi partai.
Ia menyebut PDI Perjuangan berhasil meraih tiga kursi DPR Provinsi Papua Tengah dan lima kursi DPR Kabupaten Nabire.
“Itu sejarah untuk PDI Perjuangan di Kabupaten Nabire,” ucapnya.
Selain itu, Yuni Wonda menargetkan PDI Perjuangan Papua Tengah menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029. Bahkan target 15 kursi DPR Provinsi Papua Tengah telah disampaikan kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Target kami tahun 2029, PDI Perjuangan wajib menjadi partai pemenang,” tegasnya lagi.
Ia juga meminta para pengurus PAC yang nantinya diberikan mandat agar serius menjalankan tugas partai dan tetap aktif di tengah masyarakat.
“Jangan karena mau masuk nama lalu tunjukkan diri, tetapi setelah diberikan kepercayaan kemudian menghilang. Kalau serius untuk partai ini, maka tugas kita merangkul masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nabire, Nancy Karolin Worabay, mengatakan Musancab merupakan bagian dari tindak lanjut konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.
“Konsolidasi partai ini bukan cuma di tingkat pusat, tetapi sampai ke akar rumput dan itu yang kita laksanakan hari ini,” kata Nancy.
Ia menjelaskan dalam Musancab tersebut akan dilakukan pelantikan pengurus anak cabang dari 15 distrik di Kabupaten Nabire.
Nancy juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nabire yang telah menyiapkan lahan pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nabire di kawasan SP2.
“Beliau sudah menyiapkan lahan dan kami sudah melakukan peletakan batu pertama bulan lalu,” jelasnya.
Menurut Nancy, keberadaan kantor partai nantinya menjadi simbol konsolidasi dan pusat perjuangan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Nabire.
“Kantor itu merupakan wajah dari pengurus yang ada sekarang dan bagian dari konsolidasi partai,” pungkasnya. (MB)









