Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pemkab Deiyai Perkuat Validitas Data Kemiskinan melalui Pelatihan DTKS dan PBI

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Perkuat Validitas Data Kemiskinan melalui Pelatihan DTKS dan PBI Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai terus berupaya meningkatkan kualitas data kesejahteraan sosial melalui pelatihan penginputan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang digelar Dinas Sosial, Rabu (15/4/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Deiyai Bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Mesak Pakage, SE.

Dalam arahannya, Mesak Pakage menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat menjadi fondasi utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan di daerah. Ia menyebutkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Deiyai, kondisi kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan penanganan serius dan terarah.

Menurutnya, pemerintah sangat bergantung pada kualitas data dalam merumuskan kebijakan, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

“Ketepatan data sangat menentukan keberhasilan program. Jika data tidak valid, maka kebijakan yang diambil juga tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan membekali para peserta dengan pemahaman teknis terkait proses pengumpulan dan penginputan data yang sesuai standar, sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan.

Mesak Pakage juga mengingatkan pentingnya integritas dalam proses pendataan. Ia meminta agar seluruh petugas bekerja secara profesional, jujur, dan tidak berpihak.

“Pendataan harus dilakukan secara objektif. Pastikan masyarakat yang berhak benar-benar masuk dalam data, sehingga bantuan dapat diterima oleh yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain sebagai dasar penyaluran bantuan sosial, data DTKS juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan di tingkat distrik hingga kampung.

Pemerintah Kabupaten Deiyai juga mendorong peningkatan kerja sama lintas sektor, khususnya antara Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik, guna mewujudkan satu data kemiskinan yang terpadu, akurat, dan berkelanjutan. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News