Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Pemkab Deiyai Perkuat Validitas Data Kemiskinan melalui Pelatihan DTKS dan PBI

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Perkuat Validitas Data Kemiskinan melalui Pelatihan DTKS dan PBI Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai terus berupaya meningkatkan kualitas data kesejahteraan sosial melalui pelatihan penginputan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang digelar Dinas Sosial, Rabu (15/4/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Deiyai Bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Mesak Pakage, SE.

Dalam arahannya, Mesak Pakage menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat menjadi fondasi utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan di daerah. Ia menyebutkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Deiyai, kondisi kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan penanganan serius dan terarah.

Menurutnya, pemerintah sangat bergantung pada kualitas data dalam merumuskan kebijakan, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

“Ketepatan data sangat menentukan keberhasilan program. Jika data tidak valid, maka kebijakan yang diambil juga tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan membekali para peserta dengan pemahaman teknis terkait proses pengumpulan dan penginputan data yang sesuai standar, sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan.

Mesak Pakage juga mengingatkan pentingnya integritas dalam proses pendataan. Ia meminta agar seluruh petugas bekerja secara profesional, jujur, dan tidak berpihak.

“Pendataan harus dilakukan secara objektif. Pastikan masyarakat yang berhak benar-benar masuk dalam data, sehingga bantuan dapat diterima oleh yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain sebagai dasar penyaluran bantuan sosial, data DTKS juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan di tingkat distrik hingga kampung.

Pemerintah Kabupaten Deiyai juga mendorong peningkatan kerja sama lintas sektor, khususnya antara Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik, guna mewujudkan satu data kemiskinan yang terpadu, akurat, dan berkelanjutan. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

5 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260605 WA0127

Pemkab Mimika dan PKK Tanam 400 Pohon Kelor di Kampung Nawaripi

5 Juni 2026 - 13:45 WIB

IMG 20260605 WA0054

PTFI dan Pemkab Mimika Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dorong Aksi Nyata Jaga Bumi

5 Juni 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260605 WA0035

Dinas Kesehatan Mimika Ajak Tokoh Masyarakat Dukung PHBS untuk Tekan Angka Penyakit

5 Juni 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260604 WA0046

Kegiatan Padat Karya, Distrik Kwamki Narama Fokuskan Penyediaan Makanan Bergizi dan Penurunan Angka Stunting

5 Juni 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260604 WA0039
Trending di Headline