Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Dua Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Nabire Barat, Polisi Ungkap Kronologi Penemuan

Etty Welerbadge-check


					Dua Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Nabire Barat, Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Perbesar

NABIRE — Warga Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah digegerkan dengan ř dua orang dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Sasera, Kelurahan Bumi Mulia, Rabu (15/4/2026) malam.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.18 WIT setelah aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat. Tim Piket Reskrim Regu II Polsek Nabire Barat kemudian langsung merespons dan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu korban diketahui bernama Marselus Magai (38), seorang mahasiswa di STT Yusuf Makai Nabire, beralamat di Jalan Sasera, Kelurahan Bumi Mulia. Sementara satu korban lainnya merupakan seorang perempuan yang hingga kini masih dalam proses identifikasi (MR. X).

Kronologi kejadian bermula saat seorang saksi, Oktovina Tekege (44), sekitar pukul 20.00 WIT hendak pulang dari rumah kerabatnya, Yosep Magai (32), yang berjarak kurang lebih 150 meter dari rumah korban. Saat melintas di Jalan Sasera, saksi mencium aroma tidak sedap yang berasal dari arah rumah korban.

Merasa curiga, saksi kemudian kembali ke rumah Yosep Magai dan mengajaknya untuk bersama-sama mengecek kondisi tersebut. Setibanya di lokasi, keduanya mendapati dua orang korban di dalam rumah, di mana satu korban ditemukan dalam posisi tergantung, sementara satu lainnya dalam kondisi tergeletak.

“Atas temuan tersebut, saksi segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Nabire Barat untuk ditindaklanjuti,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Nabire guna keperluan visum.

Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.

Pihak kepolisian juga telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi dan mengamankan TKP, meminta keterangan saksi, serta membuat administrasi penolakan autopsi setelah pihak keluarga menyatakan keberatan dilakukan autopsi.

Saat ini, kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya. Sementara itu, penanganan administrasi kasus masih ditangani oleh Polsek Nabire Barat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti dari peristiwa tersebut. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News