Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Satu Data ASN Jadi Fokus, BKPSDM Papua Tengah Optimalkan Sistem Informasi Kepegawaian Digital

Etty Welerbadge-check


					Satu Data ASN Jadi Fokus, BKPSDM Papua Tengah Optimalkan Sistem Informasi Kepegawaian Digital Perbesar

NABIRE – Upaya memperkuat tata kelola aparatur berbasis teknologi terus didorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Papua Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepegawaian tentang peremajaan data serta usulan kenaikan pangkat dan pemberhentian ASN, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula BKPSDM Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Nabire ini menjadi bagian dari strategi implementasi sistem informasi kepegawaian digital menuju kebijakan Satu Data ASN yang terintegrasi dan transparan.

IMG 20260413 WA0032

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pembenahan data kepegawaian sebagai fondasi utama dalam pelayanan administrasi ASN berbasis digital.

“Sudah saatnya kita sama-sama memperbaiki data kepegawaian. Jika di tingkat provinsi sudah tertata, maka di delapan kabupaten juga akan lebih mudah. Mari kita layani ASN dengan hati dan profesional,” ujarnya.

Sebanyak 60 peserta dari 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan pengelola kepegawaian yang menjadi ujung tombak dalam penginputan dan pengelolaan data ASN di masing-masing instansi.

 

Dalam pemaparannya, Denci mengungkapkan bahwa jumlah ASN di Papua Tengah saat ini mencapai sekitar 2.300 orang. Namun, sekitar 25 persen di antaranya masih berstatus kepegawaian dari daerah asal kabupaten, yang berdampak pada keterlambatan layanan administrasi seperti kenaikan pangkat dan pemberhentian.

IMG 20260413 WA0034

Meski demikian, Papua Tengah mencatat capaian positif dalam pengelolaan data ASN. Per 27 Februari 2025, provinsi ini berada di peringkat kedua dengan disparitas data terkecil di wilayah kerja Badan Kepegawaian Negara Regional IX Jayapura. Selain itu, Papua Tengah juga menempati posisi pertama dalam laporan penginputan aplikasi E-Kinerja tahun 2025.

“Capaian ini bukan semata-mata kerja BKPSDM, tetapi hasil kolaborasi dan koordinasi seluruh pengelola kepegawaian OPD,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Sistem Informasi ASN, Natalion Patoding menjelaskan bahwa Bimtek ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital para pengelola kepegawaian, khususnya dalam penggunaan sistem dan aplikasi layanan ASN.

IMG 20260413 WA0037

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi menjadi solusi dalam mempercepat dan menyederhanakan proses administrasi kepegawaian. Dalam kegiatan ini, peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi layanan pengaduan dan peremajaan data ASN yang memungkinkan proses dilakukan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor BKPSDM.

“Dengan aplikasi ini, teman-teman tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor. Cukup mengisi data melalui sistem yang sudah disiapkan, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan,” jelasnya.

Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, Bimtek ini juga menjadi forum untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan kepegawaian, khususnya terkait peremajaan data, usulan kenaikan pangkat, dan pemberhentian ASN.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap implementasi sistem informasi kepegawaian berbasis digital dapat berjalan optimal. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang modern, akuntabel, dan berbasis data.

Dengan penguatan sistem Satu Data ASN, diharapkan pengelolaan kepegawaian di Papua Tengah ke depan semakin terstruktur, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan era digital. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

5 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260605 WA0127

Pemkab Mimika dan PKK Tanam 400 Pohon Kelor di Kampung Nawaripi

5 Juni 2026 - 13:45 WIB

IMG 20260605 WA0054

PTFI dan Pemkab Mimika Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dorong Aksi Nyata Jaga Bumi

5 Juni 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260605 WA0035

Dinas Kesehatan Mimika Ajak Tokoh Masyarakat Dukung PHBS untuk Tekan Angka Penyakit

5 Juni 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260604 WA0046

Kegiatan Padat Karya, Distrik Kwamki Narama Fokuskan Penyediaan Makanan Bergizi dan Penurunan Angka Stunting

5 Juni 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260604 WA0039
Trending di Headline