DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati, Senin (13/4/2026). Apel dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST.
Dalam arahannya, Bupati menyoroti rendahnya tingkat kehadiran pegawai dan menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Ia menyampaikan bahwa TPP dapat dikurangi bahkan ditiadakan apabila disiplin kehadiran tidak diperbaiki.
Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa seluruh pegawai, baik ASN maupun tenaga kontrak, akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan. Bagi tenaga kontrak yang tidak aktif, pemerintah daerah akan melakukan penggantian.
Bupati juga menyoroti adanya ketidaksesuaian penempatan tenaga kontrak, khususnya tenaga kesehatan yang ditempatkan di dinas lain. Ia memastikan akan mengembalikan mereka ke instansi yang sesuai dengan tugas pokoknya, seperti puskesmas.
Untuk meningkatkan transparansi dan mencegah penerimaan gaji ganda, seluruh tenaga kontrak diwajibkan memiliki rekening “Tabunganku”. Hal ini bertujuan memastikan sistem pembayaran lebih tertib dan terkontrol.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengumumkan kebijakan kerja dari rumah (work from home) setiap hari Jumat bagi pegawai non-pelayanan, sementara tenaga pelayanan seperti guru, tenaga kesehatan, dan rumah sakit tetap bekerja seperti biasa.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran, sehingga berbagai bantuan hibah dan kegiatan akan dikurangi. Fokus anggaran diarahkan pada program prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kinerja dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Deiyai. (SK)









