DEIYAI – Pembangunan Aula Tuyana milik Pemerintah Kabupaten Deiyai akhirnya telah rampung. Gedung tersebut menjadi salah satu fasilitas representatif yang disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung berbagai kegiatan pemerintahan maupun masyarakat.

Pada Senin, 13/4/2026 Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Aula Tuyana akan resmi diserahkan kepada Bagian Aset untuk dikelola secara penuh. Langkah ini diambil agar pengelolaan gedung dapat berjalan tertib, terarah, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Pengelola utama kami akan berikan kepada Bagian Aset. Untuk selanjutnya, siapa saja yang ingin membuat kegiatan di sini, baik itu disewa, acara pernikahan, maupun kegiatan lainnya, dapat memanfaatkan aula ini,” ujar Bupati.
Menurutnya, Aula Tuyana diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang terbuka untuk berbagai kepentingan, baik kegiatan resmi pemerintah maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain pengelolaan, Bupati juga menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menjaga dan merawat fasilitas tersebut. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Deiyai akan menempatkan pegawai kontrak sebagai petugas layanan atau “klinik servis” di Aula Tuyana.

Penunjukan petugas ini tidak akan menambah tenaga kontrak baru, melainkan akan dipilih dari tenaga yang sudah ada berdasarkan kedisiplinan dan kinerja.
“Saya akan cari orang dari tenaga kontrak yang rajin, bukan tambah tenaga kontrak tetapi dari yang ada sekarang,” tegas Bupati pada Senin, 13 April 2026.
Ia menambahkan, keberadaan petugas layanan ini sangat penting untuk memastikan aula tetap terawat, bersih, dan siap digunakan setiap saat. Perawatan rutin menjadi kunci agar bangunan tidak cepat mengalami kerusakan.
“Harus ada perawatan rutin Aula Tuyana ini supaya tidak rusak cepat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan bahwa Aula Tuyana tidak hanya difungsikan sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan umum, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai tempat ibadah bagi masyarakat.
Pemerintah daerah telah menetapkan bahwa kegiatan ibadah akan dilaksanakan secara rutin setiap tanggal 26 setiap bulan, dimulai sejak bulan berjalan.
“Kami akan lakukan ibadah di Aula Tuyana pada setiap tanggal 26 sejak bulan ini. Dalam tiap ibadah, semua denominasi gereja akan mendapatkan tugas sebagai pelayanan ibadah,” jelas Bupati Mote.
Dengan berbagai rencana pemanfaatan tersebut, Aula Tuyana diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan pusat kegiatan yang mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendukung kehidupan sosial dan spiritual di Kabupaten Deiyai. (SK)









